Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 05 Okt 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Mati Suri, Bandara Kertajati Dihidupkan Lagi dengan Penerbangan Umrah

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati jadi bengkel pesawat.
Bandara Internasional Kertajati (Foto: Erick Disy Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Lion Air segera terbang di rute internasional dari Bandara Internasional Kertajati. Ini adalah penerbangan umrah, usaha untuk menghidupkan kembali bandara itu.

Dalam rilis resmi yang dikutip Rabu (5/10/2022), penerbangan umrah Lion Air dijadwalkan sebanyak empat kali seminggu. Maskapai menggunakan pesawat generasi modern, yakni Boeing 737 dan Airbus 330.

"Lion Air segera membuka kembali rute internasional khusus penerbangan kebutuhan ibadah umroh dengan kedatangan dan keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka (KJT)," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

"Lion Air mempersiapkan rencana penerbangan secara langsung dan transit menuju Arab Saudi dengan frekuensi terbang empat kali seminggu. Optimis, bahwa tren permintaan pasar dan minat masyarakat, pebisnis serta wisatawan terbang melalui BIJB Kertajati akan meningkat (tumbuh positif), sehingga jangkauan rute penerbangan dapat diperluas," dia menambahkan.

Berikut tujuan penerbangan dari Bandara Internasional Kertajati:

1. Madinah - Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED)
2. Jeddah - Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (JED).

Bandara Internasional Kertajati diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018, gerbang internasional di Indonesia melalui Jawa Barat.

Tetapi, bandara itu mati suri. Saat angka pandemi tinggi, Bandara Kertajati melayani nol penerbangan.

Merunut data Kementerian Agama tahun laporan 2018, potensi masyarakat untuk berangkat umrah setiap tahun di kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Purwakarta, Subang, Sumedang, Tegal, dan Brebes selalu tumbuh. Tercatat pada 2015 ada 117.469 jemaah, 2016 (118.218 jemaah) dan 2017 (140.153 jemaah), 2018 (26.864 jemaah) dan 2022 Januari-Agustus ada 23.953 jamaah.

Lion Air akan menawarkan layanan "Premium Service" dan "Economy Plus". Fasilitas bagi jemaah mencakup gratis bagasi, makanan di dalam pesawat (inflight meals).

Premium Service tersedia dalam kelas bisnis dan ekonomi, hiburan selama perjalanan (inflight entertainment), musik religi, audio video pada setiap kursi.

Dalam mengakomodir kebutuhan pasar dan memberikan rasa terbang nyaman, layanan umroh melalui BIJB Kertajati dipersiapkan 3 (tiga) pesawat berbadan lebar (wide body) dan berbadan sedang (narrow body).

Pesawat mampu melayani rute yang membutuhkan waktu tempuh berdurasi lebih dari 10 jam:

1. Boeing 737 (180 - 215 kursi kelas ekonomi)
2. Airbus 330-300CEO letak kursi lorong ganda (double aisle) terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.
3. Airbus 330-900NEO (440 kursi kelas ekonomi).



Simak Video "Lion Air Masih Investigasi Penyebab Mesin JT330 Bermasalah"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA