Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 07 Nov 2022 12:31 WIB

TRAVEL NEWS

Tolong Jangan Jilat Kodok Ini Ya

Kodok Sonora
Kodok Sonora (Foto: CNN)
Jakarta -

Meski terlihat lucu, traveler jangan sampai menjilat kodok satu ini. Ya, Anda harus menahan diri untuk tidak menjilati katak gurun Sonora.

Melansir CNN, Senin (7/11/2022), National Park Service AS yang memperingatkan. Menggunakan Facebook, otoritas taman itu memperingatkan pengunjung yang lewat agar berhati-hati di sekitar katak gurun Sonora, juga dikenal sebagai kodok sungai Colorado.

Amfibi itu adalah salah satu yang terbesar yang dapat ditemukan di Amerika Utara, berukuran hingga 17 cm, menurut unggahan NPS di Facebook. Dipanggil kodok karena hewan itu mengeluarkan suara bernada rendah yang khas.

Tetapi, kodok yang ditemukan di barat daya Amerika, juga memiliki kekhasan nan unik lainnya. Mereka memiliki kelenjar parotid yang menonjol yang mengeluarkan racun yang kuat.

Kelenjar parotis terletak tepat di belakang mata kodok. Racun ini bisa membuat manusia jatuh sakit jika menyentuh kodok atau memasukkannya ke dalam mulut.

Jadi NPS merekomendasikan orang-orang yang bertemu dengan kodok itu untuk jangan menjilatinya. Racun katak sangat berbahaya bagi hewan lain.

Racun yang dikeluarkan oleh satu katak gurun Sonora mungkin cukup untuk membunuh seekor anjing dewasa, menurut Museum Gurun Arizona-Sonora, sebuah kebun binatang yang diakreditasi oleh Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium.

Tetapi bagi manusia, racun telah dieksploitasi untuk tujuan lain. Saat dihisap, racunnya adalah psikedelik yang kuat, menurut Kebun Binatang Oakland, juga diakreditasi oleh Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium.

Menghisap sekresi kodok gurun Sonora menyebabkan euforia dan halusinasi pendengaran yang kuat, kata Kebun Binatang Oakland. Memiliki racun kodok, yang dikenal sebagai bufotenin, adalah hal ilegal di California, menurut kebun binatang.



Simak Video "Penampakan Kodok Raksasa di Australia yang Disuntik Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA