Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 01 Des 2022 11:27 WIB

TRAVEL NEWS

Resesi Seks Thailand: Lansia Makin Banyak, Yang Muda Ogah Punya Anak

CNNIndonesia
detikTravel
Patong Beachwalk dunia malam di Phuket
Ilustrasi Thailand Foto: Faela Shafa
Bangkok -

Selain Korea Selatan dan Jepang, resesi seks kabarnya juga melanda Thailand. Warga Thailand lebih memilih untuk childfree alias tak mau punya anak.

Sementara itu, jumlah populasi warga lanjut usia (lansia) di Thailand makin banyak saja. Hal ini tentu saja membuat pemerintah setempat khawatir bukan main.

Pemerintah Thailand pun mendorong agar lebih banyak pasangan, terutama yang masih muda-muda untuk memiliki bayi.

Pemerintah bahkan ikut melibatkan influencer dan tokoh publik untuk membantu kampanye mendorong warga agar mau memiliki lebih banyak anak. Promosi di media sosial ditujukan bagi pasangan muda agar tidak memilih childfree atau tidak mempunyai anak.

"Tetapi rencana itu tidak berjalan," kata Direktur Biro Kesehatan Reproduksi Thailand, Bunyarit Sukrat.

"Tidak semua orang dapat memahami maksud dan tujuan program tersebut," lanjut dia.

Dalam Konferensi Keluarga Berencana di Pattaya pada awal November lalu, tren demografis Thailand menyusut drastis jika dibandingkan era 1960 dan 1970-an. Saat itu, rata-rata keluarga memiliki sampai tujuh anak sehingga tingkat kelahiran 6.1.

Pada tahun 2020, angka kelahiran di Thailand menyusut menjadi 1.24, lebih rendah dari tingkat peremajaan populasi yang sebesar 1.6, dikutip The Straits Times.

Tahun lalu, Thailand hanya mencatat 544 ribu kelahiran bayi. Angka itu merupakan angka terendah selama enam dekade terakhir.



Simak Video "Populasi Menurun dalam 60 Tahun, Generasi Muda China Enggan Berkeluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA