Usai Penumpang Mimisan dan Pendarahan Telinga, Delta Airlines Diselidiki

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Usai Penumpang Mimisan dan Pendarahan Telinga, Delta Airlines Diselidiki

bonauli - detikTravel
Kamis, 03 Okt 2024 11:05 WIB
Delta Airlines
Ilustrasi Delta Airlines (Getty Images/DaveAlan)
Jakarta -

Penumpang Delta Airlines mengalami insiden berbahaya karena masalah tekanan kabin. Kini, insiden itu diselidiki.

Dilansir dari Independent UK pada Kamis (3/10/2024), penyelidikan dilakukan oleh Badan Penerbangan Federal. Dalam peristiwa itubeberapa penumpang mengalami pendarahan gendang telinga, sakit kepala, dan mimisan.

Pesawat tersebut terbang dari Salt Lake City ke Portland, Oregon, pada Minggu, dengan pesawat Boeing 737-900ER yang berusia lima tahun. Di tengah penerbangan pilot menyadari terjadi masalah tekanan udara dan melakukan pendaratan darurat di ibu kota Utah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penumpang mengatakan bahwa mereka melihat orang-orang berdarah saat pesawat melakukan menuver ketinggian di atas Great Salt Lake. Pilot mengumumkan bahwa mereka akan kembali ke bandara tetapi tidak menjelaskan alasannya, kata salah satu penumpang bernama Caryn Allen.

Allen menggambarkan bahwa ia melihat suaminya menutup telinganya karena kesakitan sementara penumpang lain mencoba membantu seorang pria di seberang lorong yang mengalami mimisan yang tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

Penumpang lain, Jaci Purser, mengatakan bahwa ia merasa seperti ada yang menusuk telinga bagian dalam. Sementara itu masker oksigen tidak digunakan.

"Saya memegang telinga saya, dan saya menarik tangan saya ke belakang, dan ada darah di sana," katanya.

Petugas paramedis merawat penumpang di pintu gerbang dan mengidentifikasi sedikitnya 10 orang dari 140 orang dalam penerbangan itu. Mereka menyarankan agar siapa pun yang mengalami pendarahan pergi ke rumah sakit untuk evaluasi lebih lanjut, dan Delta menawarkan untuk menanggung biaya transportasi tersebut, kata maskapai tersebut.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami atas pengalaman mereka pada penerbangan 1203 pada 15 September," kata Delta dalam sebuah pernyataan.

"Awak pesawat mengikuti prosedur untuk kembali ke SLC di mana tim kami di darat mendukung pelanggan kami dengan kebutuhan mendesak mereka," ujar maskapai.

Maskapai penerbangan mengatakan pesawat itu dihentikan dari layanan pada hari Minggu dan kembali beroperasi pada hari Senin setelah teknisi menyelesaikan masalah yang membuat pesawat tidak dapat bertekanan di atas 10.000 kaki, kata Delta.




(bnl/fem)

Hide Ads