Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Jumat, 06 Mar 2026 06:02 WIB
Seekor komodo bernama Mario di Singapore Zoo harus menjalani operasi setelah menelan boneka
Mario, seekor komodo di Singapore Zoo. (Tangkapan layar/@mandailifereserve)
Singapura -

Seekor komodo di Singapore Zoo menelan boneka yang membuat tim dokter hewan harus melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan boneka tersebut.

Kisah itu dibagikan oleh Mandai Wildlife Reserve melalui unggahan video di Instagram pada Senin (2/3/2026). Dalam video itu, Wakil Presiden Bidang Perawatan Kesehatan Hewan dan Program Ilmiah, Heng Yirui, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Dr. Heng menyebut insiden itu sebagai kasus yang aneh. Ia mengatakan awalnya mendapat laporan dari penjaga kebun binatang yang melihat monyet makaka di sekitar area kandang komodo tertarik pada sebuah tas tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tas itu tidak berisi barang berharga tapi ada beberapa boneka mainan di dalamnya dan monyet-monyet nakal itu menganggap lucu untuk mengambil mainan-mainan itu. Dan akhirnya melemparkannya ke sana kemari," kata Dr. Heng dikutip dari AsiaOne, Jumat (6/3/2026).

ADVERTISEMENT

Aksi monyet tersebut rupanya menarik perhatian seekor komodo jantan bernama Mario. Menurut Dr. Heng, perilaku komodo sebagai pemburu penyergap membuatnya sensitif terhadap pergerakan di sekitarnya.

"Komodo adalah pemburu yang bersembunyi dan fakta bahwa ada banyak aktivitas serta pergerakan di dalam sarangnya membangkitkan minatnya. Sehingga secara naluriah ia mengejar mainan-mainan itu," jelasnya.

Biasanya, komodo akan memuntahkan atau mengeluarkan kembali benda yang tidak bisa dicerna. Namun hingga sehari setelah kejadian, Mario tidak menunjukkan respons tersebut.

Tim dokter hewan pun khawatir boneka itu sudah masuk ke saluran pencernaan dan berpotensi menyebabkan penyumbatan yang mengancam nyawa. Mereka kemudian memutuskan melakukan prosedur medis dengan memasukkan gastroskop ke dalam lambung Mario untuk mencoba mengambil mainan tersebut.

Namun upaya itu tidak berhasil sepenuhnya, tim hanya mampu menarik beberapa helai benang dari mainan tersebut. Sekitar 90 menit setelah prosedur berlangsung, tim akhirnya memutuskan mengambil mainan itu secara manual melalui mulut Mario.

Seekor komodo bernama Mario di Singapore Zoo harus menjalani operasi setelah menelan bonekaBoneka yang dikeluarkan dari tubuh Mario. (Tangkapan layar/@mandailifereserve)

"Percayalah, sangat sulit untuk mencengkeram mainan-mainan ini dengan sekuat tenaga. Saya hanya berhasil menarik mainan pertama (dan) sangat kelelahan sehingga saya harus meminta bantuan untuk mainan kedua," ungkap Dr. Heng.

Pada akhirnya, dua boneka mainan tersebut berhasil dikeluarkan dari perut Mario. Keesokan harinya, Mario dilaporkan buang air besar.

Hal itu membuat tim dokter lega karena menunjukkan tidak terjadi penyumbatan usus, komplikasi yang sebelumnya mereka khawatirkan.
Dr. Heng juga mengingatkan bahwa pengunjung kebun binatang dapat menemukan satwa liar lain di kawasan Mandai seperti monyet makaka dan calugo atau lemur.

"Mengetahui bahwa monyet makaka juga menjadikan Mandai sebagai rumah mereka, dan bahwa kita berbagi ruang yang sama dengan mereka, semakin penting bagi kita untuk belajar bagaimana hidup berdampingan dengan satwa liar lokal kita," ucap Dr. Heng.

Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah netizen memuji respons cepat tim dokter hewan. "Syukurlah Mario! Senang mendengar kamu sehat dan baik-baik saja," tulis netizen.

"Terima kasih dokter dan tim Mandai atas tindakan cepat dan tanggapnya," kata netizen lainnya.

Namun ada pula yang mengingatkan agar pengunjung berhati-hati terhadap orang yang mungkin mencoba memberikan mainan kepada hewan.

"Beberapa orang mungkin punya ide iseng untuk membawa mainan dan memberikannya kepada mereka. Harap berhati-hati terhadap orang-orang yang membawa mainan," katanya.



(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads