Mimpi Mau Lihat Aurora Borealis? Ini Waktu dan Tempat Terbaiknya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mimpi Mau Lihat Aurora Borealis? Ini Waktu dan Tempat Terbaiknya

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Rabu, 08 Apr 2026 20:04 WIB
Fenomena aurora borealis
Aurora Borealis (Noel BAUZA/Pexels)
Jakarta -

Traveler mau melihat Aurora Borealis? Simak waktu terbaik, musim ideal, dan lokasi untuk menyaksikan fenomena cahaya ini agar tak pulang dengan tangan kosong.

Para ahli mengatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun puncak untuk menyaksikan aurora. Fenomena cahaya utara ini selalu berhasil menarik perhatian wisatawan untuk bisa menyaksikan keindahannya secara langsung.

Melansir BBC, Rabu (8/4/2026), dalam 11 tahun terjadi satu siklus alami matahari di mana jumlah bintiknya akan meningkat pesat, dan puncak aurora akan terjadi beberapa tahun setelah siklus ini terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah ilmuwan mengatakan bahwa puncak bintik matahari sudah terjadi tahun 2024 dan memprediksi puncak badai aurora akan terjadi di tahun 2026-2027. Hal ini membuka kesempatan untuk traveler yang ingin menyaksikan pemandangan aurora borealis paling cantik dalam satu dekade.

ADVERTISEMENT

Seorang fotografer profesional, Wil Cheung, membagikan perjalanannya yang sudah lebih dari 400 kali menyaksikan keindahan aurora borealis di seluruh penjuru negeri, mulai dari Prancis utara hingga Arktik.

Merujuk pada pengalaman Wil Cheung tersebut, berikut detikTravel rangkum waktu, tempat, dan cara terbaik agar dapat menyaksikan aurora borealis.

Di Mana Tempat Terbaik Melihat Aurora Borealis?

Fenomena aurora borealis umumnya terlihat di wilayah yang berada di sekitar Lingkaran Arktik atau dikenal sebagai "aurora oval" yakni zona berbentuk cincin di sekitar Kutub Utara tempat aktivitas cahaya utara paling sering muncul.

Artinya, semakin dekat suatu lokasi dengan Lingkaran Arktik, peluang untuk menyaksikan aurora akan semakin besar terutama saat kondisi langit cerah dan minim polusi cahaya.

Menurut Wil Cheung, beberapa destinasi dengan peluang terbaik untuk melihat aurora antara lain Norway, Finland, Swedia utara, Greenland, Islandia utara, Canada, serta Alaska di Amerika Serikat.

Salah satu kota yang kerap disebut sebagai lokasi terbaik adalah TromsΓΈ di Norwegia karena posisinya berada tepat di dalam Lingkaran Arktik. Namun, tantangannya adalah cuaca yang kerap berawan sehingga bisa menghalangi pemandangan aurora.

Sebagai alternatif, Cheung merekomendasikan Akureyri di Islandia utara. Kota ini dinilai memiliki kombinasi lokasi strategis dan kondisi cuaca yang lebih bersahabat untuk berburu aurora.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya?

Secara statistik, kisaran tanggal terbaik untuk menyaksikan aurora adalah sekitar tanggal 21 Maret sampai 21 September. Karena pada masa itu, badai aurora geomagnetik berpotensi terjadi dua kali lebih mungkin.

Waktu terbaik untuk berburu aurora adalah saat langit gelap tanpa cahaya bulan yang terang. Idealnya, pilih malam ketika bulan tidak terlihat atau fase bulan sedang kecil agar cahaya aurora tampak lebih jelas.

Tips Agar Bisa Menyaksikan Aurora Borealis

1. Pilih Penginapan yang Gelap

Jika ingin peluang terbaik melihat aurora, pilihlah kabin atau penginapan di lokasi dengan langit yang sangat gelap dan minim polusi cahaya. Dalam satu malam, aurora biasanya muncul dalam beberapa fase.

Sebagian besar waktu, cahaya yang terlihat hanya samar. Namun momen paling spektakuler adalah fase ekspansi, ketika aurora tampak bergerak, membentuk pola, dan bercahaya terang.

2. Menginap Lebih Baik

Untuk menyaksikan aurora, traveler lebih disarankan untuk menginap. Menginap bisa membuat traveler leluasa memantau langit sepanjang malam dan tidak terpaku pada jadwal tertentu.

3. Jauhi Kota Besar dan Cahaya

Hal penting lainnya adalah menjauh dari kota besar dan polusi cahaya. Semakin gelap lokasi yang dipilih, semakin tinggi peluang menyaksikan aurora dengan jelas. Traveler disarankan menggunakan peta polusi cahaya seperti lightpollutionmap.info untuk mencari area paling minim cahaya buatan.

Jangan hanya mengecek titik lokasi berdiri, tetapi juga perhatikan area di sebelah utara. Jika ada kota besar di arah utara, cakrawala bisa tampak terang dan mengurangi kontras aurora di langit

4. Pantau Prakiraan Cuaca

Tantangan utama berburu aurora adalah cuaca. Langit harus benar-benar cerah agar fenomena ini terlihat. Jika merencanakan perjalanan secara mandiri, sebaiknya pesan tiket sedekat mungkin dengan tanggal keberangkatan setelah memantau prakiraan cuaca.

Kabar baiknya, musim aurora biasanya bertepatan dengan low season di negara seperti Norway dan Iceland. Artinya, harga penerbangan cenderung lebih murah, bahkan jika dipesan hanya seminggu sebelum keberangkatan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Astronaut Jepang Abadikan Fenomena Aurora Borealis dari Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads