Heboh Suara Kucing dan Anjing di ATC, Dua Pilot Jadi Sorotan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Heboh Suara Kucing dan Anjing di ATC, Dua Pilot Jadi Sorotan

Syanti Mustika - detikTravel
Senin, 20 Apr 2026 06:14 WIB
Ilustrasi Pilot
Ilustrasi (iStock)
Jakarta -

Suara aneh menyusup ke frekuensi penerbangan dan langsung bikin heboh. Suara mengeong dan gonggongan terdengar di kanal ATC, dua pilot pun harus menghadapi penyelidikan.

Dilansir dari New York Post, Senin (20/4/2026), video insiden itu kini viral. Administrasi Penerbangan Federal sedang menyelidikinya saat ini.

"Meong..., meong...," kata salah satu pilot dan muncul dalam cuplikan audio dari kontrol lalu lintas udara di Bandara Nasional Reagan pada 12 April, yang diperoleh dari ATC.com. Pilot lainnya membalas dengan menggonggong seperti anjing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalian harus profesional," tegur seseorang di frekuensi yang sama saat mereka terus mengeluarkan suara binatang.

"Inilah mengapa kalian masih menerbangkan RJ," tegur orang lain, merujuk pada jet regional, yang digunakan banyak pilot untuk memulai karier terbang mereka.

ADVERTISEMENT

Tidak jelas rute penerbangan mana yang ditumpangi para pilot itu atau maskapai penerbangan apa tempat mereka bekerja.

Kasus viral itu kemudian direspons oleh FAA. Mereka menyatakan melarang pilot untuk terlibat dalam 'percakapan yang tidak penting' ketika mereka berada di bawah ketinggian 10.000 kaki.

"Percakapan harus berkaitan dengan pengoperasian pesawat yang aman. FAA menyelidiki semua situasi di mana pilot mungkin telah melanggar peraturan apa pun," kata FAA.

FAA mengatakan audio suara mengeong berasal dari sumber pihak ketiga, tetapi mengatakan bahwa badan tersebut akan menyelidiki setelah memverifikasinya.

Dennis Tajer, pilot dan juru bicara Allied Pilots Association, serikat pekerja yang mewakili pilot American Airlines, mengatakan pernah mendengar suara mengeong sebelumnya di frekuensi 'penjaga', yang dikhususkan untuk keadaan darurat.

"Apa pun yang mencemari frekuensi tersebut dengan humor yang tidak penting atau lelucon apa pun tidak diterima dengan baik dan harus dihentikan," katanya.

Tidak jelas di frekuensi mana pilot tersebut mengeluarkan suara-suara tersebut. Tajer punya pesan untuk para pilot yang mengeong untuk menghentikan tindakan tersebut.

"Untuk beberapa individu di luar sana yang melakukannya: berhentilah, bergabunglah dengan kami, tetaplah aman dan kami akan menjaga frekuensi itu tetap sakral dan terlindungi," ujar Tajer.

Steve Abraham, yang bekerja sebagai pengontrol lalu lintas udara di Bandara JFK selama 30 tahun, mengatakan bahwa melontarkan lelucon memang melanggar aturan. Namun dia 'memaklumi' itu sebagai cara mengurangi ketegangan terbang.

"Beberapa orang di profesi penerbangan dan saya tidak menyalahkan mereka, mengharapkan semuanya berjalan dengan sangat rapi 105% dari waktu. Mereka hanya bercanda sesaat dan terkadang sedikit kelucuan dapat mengurangi ketegangan," kata dia.




(sym/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads