Piala Dunia 2026 membuat bandara-bandara Amerika kelimpungan. Prakiraan lonjakan perjalanan 'dirayakan' dengan petugas Transportation Security Administration (TSA) yang mengundurkan diri.
The Department of Homeland Security (DHS) mengatakan bahwa 1.100 agen TSA meninggalkan lembaga tersebut di seluruh negeri. Aksi ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pelancong harus menghadapi antrean keamanan tambahan di musim panas ini.
Petugas TSA adalah aparat keamanan yang memastikan keselamatan sistem transportasi, dengan fokus utama pada pemeriksaan keamanan penumpang dan bagasi di seluruh bandara AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari NBC 5 Dallas Fort Worth Jumat (22/5/2026), TSA mengunggah pengumuman tersebut lewat akun media sosialnya. Pakar penerbangan Jeff Price mengatakan kekurangan tersebut dapat berdampak langsung pada keamanan.
"Setiap kali Anda memiliki lebih sedikit personel dalam sistem keamanan, ketika seharusnya ada sejumlah personel tertentu, itu mengurangi tingkat keamanan yang dapat Anda berikan," kata Price.
Price mengatakan kekurangan tersebut dapat membatasi kemampuan TSA untuk mengirim petugas tambahan untuk mendukung permintaan perjalanan Piala Dunia dan memperingatkan bahwa staf yang terlalu banyak bekerja dapat meningkatkan risiko.
"Mereka lelah, sekarang mereka kewalahan, dan mereka melakukan pekerjaan dua orang. Semua itu berarti berkurangnya keamanan bagi masyarakat yang bepergian," kata Price.
Piala Dunia akan dimulai dalam beberapa minggu, kemampuan untuk menambah staf sangat terbatas. TSA mengatakan dibutuhkan sekitar empat bulan untuk merekrut dan melatih petugas baru, yang berarti tidak akan ada peningkatan signifikan dalam perekrutan baru sebelum perjalanan meningkat.
Dalam video media sosial baru-baru ini yang diposting di X, Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin mengatakan TSA memperkirakan akan memproses jutaan pelancong selama Piala Dunia.
"Akan ada 5-7 juta pengunjung yang bepergian di 11 kota," kata Mullin.
Mullin mengatakan departemen sedang bersiap untuk menangani peningkatan permintaan tersebut.
"Kami telah menyiapkan seluruh tim yang akan mengurus semua penumpang ini. Mudah-mudahan, kami dapat memindahkan mereka dengan cepat dan aman. Dan memastikan Piala Dunia menjadi pengalaman yang luar biasa bagi semua orang," kata Mullin dalam video tersebut.
Di tingkat lokal, bandara-bandara di Texas Utara mengatakan mereka sedang mempersiapkan diri untuk peningkatan jumlah penumpang. Satu bandara sudah memperingatkan para pelancong bahwa waktu pemeriksaan keamanan dapat meningkat.
Bandara Dallas Love Field mengatakan kepada NBC 5 Investigates bahwa Waktu tunggu mungkin serupa atau lebih tinggi dibandingkan dengan waktu puncak perjalanan liburan.
"Waktu kedatangan yang disarankan dapat meningkat setelah Piala Dunia dimulai. Bandara saat ini merekomendasikan para pelancong untuk tiba setidaknya dua jam sebelum penerbangan," tambah bandara.
Seorang juru bicara Bandara Internasional Dallas Fort Worth mengatakan bahwa DFW tidak mengalami dampak signifikan terhadap staf pos pemeriksaan selama penutupan pemerintah baru-baru ini.
"Kami terus beroperasi secara normal," ungkap bandara.
Bandara menyarankan untuk tiba dua jam lebih awal untuk penerbangan domestik dan tiga jam untuk penerbangan internasional.
Meskipun pos pemeriksaan di Dallas beroperasi dengan lancar, Price mengatakan sistem penerbangan yang lebih luas masih dapat terpengaruh.
"Seluruh sistem penerbangan sangat rapuh," kata Price.
Ia mencatat bahwa dengan 11 kota di AS yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia, masalah di satu lokasi dapat berdampak domino di seluruh negeri.
"Apa yang terjadi di satu bandara dapat memengaruhi puluhan, bahkan ratusan bandara di seluruh sistem," kata Price.
Baik Bandara DFW maupun Bandara Dallas Love Field mengatakan mereka bekerja sama erat dengan pejabat federal untuk mempersiapkan perjalanan Piala Dunia. Love Field mengatakan telah melakukan latihan simulasi dan memiliki sistem pemeriksaan bagasi cadangan yang siap jika diperlukan.











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan