Turis Belanda Dirampok Waria, Langsung Ngadu ke Polisi Thailand

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Belanda Dirampok Waria, Langsung Ngadu ke Polisi Thailand

Syanti Mustika - detikTravel
Minggu, 14 Jun 2026 19:17 WIB
Two people, man and woman, criminal in action, purse robbery, cropped.
Foto ilustrasi (iStock)
Pattaya -

Apes sekali nasib turis Belanda ini saat liburan ke Thailand. Kalung emasnya yang bernilai 4.000 euro (sekitar Rp 82 jutaan) dirampok gerombolan waria.

Dilansir dari thaiger, Minggu (14/6/2026) Ferdy Andree Singels, 53 tahun, pergi ke Kantor Polisi Mueang Pattaya bersama seorang wanita Thailand untuk melaporkan kejadian tersebut. Pencurian ini terjadi di sepanjang Pantai Pattaya antara Soi 7 dan Soi 9, subdistrik Nong Prue, distrik Bang Lamung.

Berdasarkan ceritanya, Singels meninggalkan hotelnya di Soi Pattaya 9 sekitar pukul 00.45 hingga 02.00 pada 12 Juni, untuk berjalan-jalan di pantai. Ia berjalan dari area Soi 9 menuju Pattaya Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama berjalan, dua hingga tiga wanita transgender diduga mendekatinya, memulai percakapan, memeluknya, dan menawarkan layanan seksual. Dia menolak tawaran tersebut sebelum kelompok itu pergi.

ADVERTISEMENT

Saat itu, ia tidak menyadari ada miliknya yang hilang.

Setelah memeriksa barang-barangnya, ia kemudian sadar bahwa kalung emas yang dikenakannya telah hilang. Ia yakin kelompok tersebut telah memanfaatkan momen ketika mereka mendekatinya sebelum mengambil kalung tersebut.

Turis ini kemudian pergi ke Kantor Polisi Mueang Pattaya untuk membuat laporan pada pukul 03.30.

Polisi telah berkoordinasi dengan tim investigasi untuk memeriksa TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk.

Cukup sering polisi Thailand menerima laporan turis-turis yang dirampok waria saat jalan-jalan. Seorang turis Swedia melaporkan kehilangan lebih dari 100.000 baht uang tunai setelah diduga dirampok oleh sekelompok wanita transgender Thailand di sebuah kondominium.

Mundur ke Februari 2026, seorang turis China babak belur karena dikeroyok dan dirampok waria. Bermula dari dia yang memesan waria untuk berkencan, namun yang datang malah 3 orang. Dia pun mengusir mereka, tapi malah berujung dikeroyok dan dirampok.

Pada bulan September 2025, turis India yang sedang jalan-jalan malam di pantai Pattaya mengalami kesialan. Dia dan temannya dipepet waria, terlibat kontak fisik dengan berpelukan dan menyentuh sambil menawarkan jasa. Turis India ini menolak dan berhasil melepaskan diri.

Setelah gerombolan waria ini pergi, dia memeriksa barangnya dan menyadari kalung emasnya senilai sekitar Rp Rp 49,7 juta itu hilang. Saat berusaha mengejar, para waria telah berpencar dan kabur.



(sym/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads