Menpar Widi: Pariwisata Indonesia dalam Tren yang Positif

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menpar Widi: Pariwisata Indonesia dalam Tren yang Positif

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 15 Jul 2026 16:04 WIB
Konferensi pers update program prioritas/PHTC dan peningkatan pariwisata nasional di Kantor Bakom RI
Konferensi pers update program prioritas/PHTC dan peningkatan pariwisata nasional di Kantor Bakom RI. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
Jakarta -

Kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren positif di semester awal tahun ini. Kementerian Pariwisata mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta wisatawan atau naik 5,83% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian tersebut disampaikan Kementerian Pariwisata dalam konferensi pers mingguan Badan Komunikasi RI di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pertumbuhan itu dinilai menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata nasional yang terus bertahan di tengah tantangan global.

"Sektor pariwisata kembali mencatatkan kinerja yang membanggakan dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan pada bulan Mei 2026. Pada bulan Mei 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,38 juta kunjungan, meningkat 5,83 persen dibandingkan Mei 2025," ungkap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari keseluruhan, sepanjang Januari hingga Mei 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 6,07 juta atau tumbuh 7,68% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

ADVERTISEMENT

"Pertumbuhan ini didorong oleh strategi Kementerian Pariwisata yang berfokus pada penguatan pasar yang dekat dan menengah," tambah WIdi.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) juga masih tumbuh. Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisnus meningkat 8,61 persen secara tahunan. Sementara secara kumulatif selama Januari-Mei 2026, perjalanan wisata domestik mencapai 523,22 juta atau naik 2,86% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian ini menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara terus terjaga di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah," tegasnya.

"Di sisi lain, perjalanan wisatawan nusantara pada bulan Mei 2026 juga terus menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 8,61 persen secara year-on-year. Mencerminkan kuatnya aktivitas wisata domestik sebagai penopang utama sektor pariwisata nasional," terang Widi.

Kementerian Pariwisata juga mencatat surplus kunjungan wisman dibandingkan jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Pada Mei 2026, surplus tersebut mencapai 830 ribu kunjungan atau meningkat 15,48% dibandingkan Mei tahun lalu.

Surplus kunjungan wisman selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 2,37 juta kunjungan. Angka itu meningkat 32,49% dibandingkan periode yang sama pada 2025 dan dinilai menunjukkan semakin besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap penerimaan devisa negara.

Untuk mempertahankan tren tersebut, Kementerian Pariwisata terus memperkuat berbagai lini guna menjaga momentum baik tersebut terus berkelanjutan.

"Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan konektivitas, peningkatan kualitas destinasi, penyelenggaraan event, serta promosi yang lebih terarah sehingga sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," lengkap Widi.

Tren positif pariwisata Indonesia juga tak hanya soal hitung-hitungan wisatawan yang berkunjung saja. Menpar Widi juga menyebut peringkat Indonesia di GMTI (Global Muslim Travel Index) ini meningkat posisinya.

Di tahun lalu, Indonesia sempat merosot peringkatnya menjadi posisi ke-5. Dan di tahun ini, capaian Indonesia dalam GMTI berada di posisi ke-2 di bawah Malaysia sebagai nomor satunya.



(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads