Turis-turis Nakal Bakal Diusir dari Nusa Penida

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis-turis Nakal Bakal Diusir dari Nusa Penida

Fatih Kudus Jaelani - detikTravel
Rabu, 15 Jul 2026 16:34 WIB
Penyeberangan di Jungutbatu, Nusa Lembongan. Dokumentasi: Wibhi Leksono
Nusa Penida (Wibhi Leksono/detikBali)
Klungkung -

Bupati Klungkung, I Made Satria mengungkapkan keinginannya untuk mengusir turis-turis nakal yang berbuat onar di Nusa Penida.

Turis nakal yang kerap melanggar aturan, juga mengabaikan ketertiban umum akan diusir keluar dari Nusa Penida. Keinginan tersebut akan dipastikan terwujud setelah ia mampu menjadikan Nusa Penida kawasan wisata berkualitas.

Dengan menjadi pariwisata berkualitas yang ditopang infrastruktur dan sistem tata kelola yang memadai, kata Satria, barulah ia bisa selektif dalam menerima kunjungan wisatawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu kami sudah mampu menjadikan Nusa Penida sebagai kawasan pariwisata berkualitas, tentu kami akan benar-benar selektif dalam menerima wisatawan yang datang," kata Satria kepada awak media di Nusa Penida, Selasa (14/7/2026).

"Tentu wisatawan yang nakal akan langsung kami deportasi. Kebetulan kami sudah memiliki Kantor Imigrasi di Klungkung. Sangat mudah sekali kami untuk melakukan hal itu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Satria menjelaskan langkah-langkah yang telah ia canangkan untuk mewujudkan Nusa Penida sebagai destinasi wisata berkualitas. Salah satu yang ia telah canangkan adalah menjadi Nusa Penida sebagai pulau hijau dan pariwisata hijau atau green island dan green tourism.

"Kita ingin pariwisata di Klungkung menjadi pariwisata berkualitas. Bukan yang ecek-ecek seperti sekarang ini. Untuk itu, langkah kita adalah menjadikan Nusa Penida sebagai green island dan green tourism di 2030," jelas Satria.

Langkah tersebut telah dimulai dengan mulai mencanangkan penggunaan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pendukung, digitalisasi pelayanan publik, hingga pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

"Jika semua sudah berjalan, pariwisata kita sudah berkualitas, sudah pasti kita akan lebih selektif. Wisatawan yang boleh masuk ke Nusa Penida tentunya hanya wisatawan yang berkualitas," pungkasnya.


-------

Artikel ini telah naik di detikBali.



(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads