Gegara Ludahi Bendera Turki, Turis Inggris Terancam 3 Tahun Bui

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Gegara Ludahi Bendera Turki, Turis Inggris Terancam 3 Tahun Bui

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Minggu, 13 Sep 2026 06:15 WIB
A Turkish flag is pictured on a boat with the Ortakoy Mosque in the background in Istanbul, Turkey September 5, 2021. (File photo: Reuters)
Bendera Turki. (REUTERS)
Alanya -

Wisatawan asal Inggris ditangkap Kepolisian Turki karena diduga meludahi bendera Turki yang dipajang di lobby sebuah hotel.

Wisatawan berusia 58 tahun itu sebelumnya terlibat perselisihan dengan staf hotel. Insiden tersebut terjadi di Alanya, sekitar 130 kilometer sebelah timur Antalya.

Mengutip NDTV, Minggu (13/9/2026) kronologinya turis Inggris itu terlibat cekcok dengan staf hotel. Kemudian, dia diduga berbalik dan meludahi bendera Turki yang tergantung di lobby.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Staf hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Petugas menangkap turis itu dan membawanya ke Pengadilan Alanya untuk menjalani proses hukum.

Di pengadilan, dia secara resmi ditahan atas tuduhan menghina atau merendahkan simbol negara Turki. Wisatawan itu akhirnya ditahan dan dibawa ke penjara setempat di luar Kota Alanya.

Hingga laporan diterbitkan, belum ada tanggapan dari Kedutaan Besar Inggris terkait penangkapan warga negaranya tersebut. Turki memiliki aturan khusus terkait penghormatan terhadap simbol negara.

Berdasarkan Pasal 300 KUHP Turki, tindakan tidak menghormati bendera Turki di muka umum merupakan tindak pidana. Pelanggaran tersebut dapat dikenai hukuman penjara hingga tiga tahun.

Aturan itu juga berlaku bagi warga negara asing (WNA) yang melakukan pelanggaran di wilayah Turki.

Kasus serupa pernah terjadi pada Agustus 2025. Saat itu, jaksa membuka penyelidikan terhadap seorang wisatawan yang melakukan pole dance di tiang bendera Turki di Cappadocia dan mengunggah aksinya ke media sosial.



(upd/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads