Wisatawan Kini Mencari Pengalaman yang Lebih Bermakna

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisatawan Kini Mencari Pengalaman yang Lebih Bermakna

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Jumat, 25 Sep 2026 15:01 WIB
Pasangan turis di Ulun Danu Beratan di Bedugul, Bali.
Ilustrasi wisatawan (Getty Images/kitzcorner)
Jakarta -

Tren pariwisata ke depan makin berkembang. Wisatawan tak hanya mau liburan, tapi juga mencari pengalaman yang lebih bermakna.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut di masa depan, pariwisata akan memasuki era tourism 5.0. Teknologi akan makin mengambil peran, sementara wisatawan makin mencari pengalaman liburan yang lebih personal.

"Kita juga memasuki era tourism 5.0, di mana teknologi, AI, big data, dan internet of things menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman pariwisata yang lebih personal dan juga relevan, termasuk dalam event dan MICE," kata Ni Luh seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut wisatawan saat ini tidak lagi berwisata untuk sekadar mengunjungi suatu destinasi, tetapi juga mencari pengalaman yang autentik, personal, dan bermakna.

Kecenderungan itu terutama ditunjukkan oleh kalangan milenial dan Gen Z. Sebanyak 52 persen dari mereka bersedia membayar lebih untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

Inilah yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sektor pariwisata Indonesia. Ia pun mendorong industri pariwisata untuk terus memperkuat kesiapan destinasi, konektivitas, serta mengintegrasikan teknologi dengan peningkatan sumber daya manusia.

"Pada akhirnya nilai baru pariwisata Indonesia terletak pada kemampuan kita mengubah setiap event menjadi pengalaman dan setiap pengalaman menjadi nilai. Nilai tersebut harus terlihat pada ekonomi yang bergerak, lapangan kerja yang tercipta, budaya yang semakin dikenal, lingkungan yang tetap terjaga dan reputasi Indonesia yang semakin kuat," ucap Ni Luh.

Prospek pariwisata Indonesia ke depan dinilai akan terus tumbuh positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada semester I 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sedangkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta pergerakan. Sepanjang Juli 2026, pergerakan wisatawan nusantara mencapai 107,4 juta perjalanan atau meningkat 7,23 persen secara tahunan.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads