×
Ad

Ngeri! Pria Tewas Jatuh dari Roller Coaster

Femi Diah - detikTravel
Kamis, 15 Okt 2026 08:09 WIB
Kecelakaan roller coaster Goliath (Reuters/ABC AFFILIATE WSB-TV)
Jakarta -

Seorang pria tewas setelah terjatuh dari roller coaster Goliath di taman hiburan Six Flags Over Georgia, Amerika Serikat (AS). Pengelola kemudian menutup sementara sembilan roller coaster di enam taman hiburan lainnya.

Dikutip dari CNN News, Kamis (15/10/2026), insiden terjadi pada Senin (12/10), sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Polisi belum mengungkap bagaimana pria tersebut bisa terjatuh maupun jumlah orang yang terluka dalam kejadian itu.

Sejumlah saksi yang berada di roller coaster Goliath saat kejadian mengatakan melihat pria tersebut terbentur wahana beberapa kali. Kemudian, pria itu jatuh ke atap wahana rumah hantu yang berada di bawahnya.

"Dia jatuh dan membentur kereta tiga kali, hingga kemudian jatuh ke atap wahana rumah hantu di bawahnya," kata seorang saksi kepada afiliasi CNN, WXIA.

Saksi lain yang berada di Goliath mengatakan pria tersebut sempat jatuh mengenai seorang anak perempuan yang duduk dua baris di depannya. Menurutnya, pria itu tampak menaiki wahana bersama anak laki-lakinya, sementara istri dan anak perempuannya berada di bawah.

"Dia ada di foto Goliath kami. Foto yang diambil wahana dan biasanya kita simpan," ujar saksi tersebut.

Goliath merupakan salah satu wahana ekstrem di Six Flags Over Georgia, operator taman hiburan terbesar di Amerika Serikat setelah bergabung dengan Cedar Fair pada 2024.

Berdasarkan situs resmi Six Flags, roller coaster tersebut memiliki durasi sekitar 210 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 112 km per jam dan ketinggian sekitar 61 meter.

Setelah insiden, wahana langsung dihentikan. Para penumpang yang berada di kereta di belakang korban, yang saat itu berhenti di tanjakan tinggi, dievakuasi, dan diarahkan turun melalui tangga yang berada di sepanjang jalur roller coaster.

Seorang pengunjung dan pemegang tiket musiman Six Flags Over Georgia, Rahim Hakmati, mengatakan tiba di taman hiburan ketika banyak pengunjung mulai meninggalkan lokasi. Ia kemudian mendengar kabar bahwa seseorang jatuh dari Goliath.

Saat mendekati wahana, Hakmati melihat petugas keamanan mengarahkan pengunjung menjauh dari area tersebut. Goliath saat itu sudah berhenti di jalur tanjakan.

"Yang membuat ini semakin gila adalah kami berada di Six Flags malam sebelumnya dan naik Goliath sendiri. Kami tidak melihat sesuatu yang aneh atau mengalami masalah apa pun dengan wahana itu malam sebelumnya," kata Hakmati.

Polisi dari Unit Kejahatan Berat Cobb County kini menyelidiki penyebab dan kronologi insiden tersebut. Six Flags Over Georgia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami sangat berduka atas insiden yang melibatkan seorang pengunjung di taman kami hari ini. Pikiran dan belasungkawa kami yang tulus kami sampaikan kepada keluarga, teman, dan orang-orang terkasih korban," pernyataan Six Flags Over Georgia.

Sebagai langkah antisipasi, Six Flags menutup sementara sembilan roller coaster di enam taman hiburan lainnya. Juru bicara Six Flags mengatakan penutupan dilakukan "demi kehati-hatian yang sebesar-besarnya".

Dua roller coaster lain yang memiliki nama Goliath berada di taman hiburan Six Flags di Illinois dan California. Ketiganya masuk kategori hyper-coaster, yakni roller coaster berbahan baja dengan ketinggian lebih dari 61 meter, meski masing-masing dibuat oleh produsen yang berbeda.

CNN telah menghubungi Bolliger & Mabillard, produsen Goliath yang berada di Georgia, untuk meminta tanggapan.

Insiden tersebut terjadi hanya sekitar dua pekan setelah Six Flags Magic Mountain di California mengumumkan penutupan permanen wahana X2. Keputusan itu diambil setelah investigasi CNN mengungkap sejumlah laporan mengenai cedera serius dan kematian yang dikaitkan dengan wahana tersebut.

Laporan mengenai cedera akibat X2 sebenarnya telah muncul selama lebih dari satu dekade. Namun, investigasi CNN pada musim panas lalu mengungkap lebih dari selusin laporan cedera serius dan kasus rawat inap yang berkaitan dengan wahana tersebut, termasuk sedikitnya dua kematian.

Pada Juli lalu, dua perempuan bahkan dirawat di ruang gawat darurat rumah sakit yang sama di Santa Clarita dengan cedera otak setelah menaiki X2. Kedua kejadian tersebut hanya berselang enam hari.

Dalam tiga gugatan yang diajukan pada September, tiga pengunjung yang mengalami cedera mengancam nyawa pada tahun ini menuding Six Flags sebenarnya telah mengetahui risiko wahana tersebut. Salah satu korban, Naomi Greer-Wilkinson (26) dilaporkan masih dalam kondisi koma.

Six Flags sebelumnya membela diri dalam sejumlah perkara terkait X2. Perwakilan perusahaan menyatakan terdapat papan peringatan yang menyebut adanya risiko yang melekat dalam penggunaan wahana atau atraksi taman hiburan.

Setelah X2 ditutup, Presiden Six Flags Magic Mountain Brian Oerding mengatakan wahana tersebut sebenarnya telah berkali-kali lolos berbagai pemeriksaan keselamatan.

"Keselamatan wahana adalah salah satu landasan bisnis kami dan ketika kami melihat kepercayaan pengunjung terdampak, kami menanggapinya dengan serius," ujar Oerding.



Simak Video "Roller Coaster Tabrak Pria Hingga Luka Parah di Taman Hiburan Ohio AS"

(fem/fem)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork