Berkunjung ke rumah ibadah memang menarik, apalagi jika tempatnya unik, rasanya ingin segera masuk. Eits, tunggu dulu! Jangan lupa dengan sopan santun. Berikut 5 tips yang berhasil dihimpun detiktravel, Rabu (30/11/2011) untuk Anda yang ingin bertandang ke rumah ibadah.
1. Cari info
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Sesuaikan pakaian
Sejatinya, rumah ibadah identik dengan kesopanan. Anda tentu ingin sopan dan bersih jika ingin berbincang dengan Tuhan. Perhatikan pakaian Anda, apakah sudah cukup sopan? Anda bisa menutupi kaki Anda dengan kain jika Anda sedang memakai celana pendek. Anda bisa memakai kain untuk menutupi kepala atau lengan Anda jika diperlukan. Meski beberapa tempat ibadah menyediakan kain untuk menutupi bagian tubuh, tidak ada salahnya Anda menyiapkan sendiri.
Jika Anda merasa diri Anda kotor, Anda bisa membersihkan diri terlebih dahulu. Mengganti pakaian atau membasuh diri bisa jadi pilihan bersih-bersih Anda. Tanyakan kepada petugas, apakah ada kamar mandi umum terdekat yang bisa digunakan.
3. Jaga tindakan Anda
Ketenangan dan kedamaian adalah ikon sebuah rumah ibadah. Tentu Anda tidak ingin merusak suasana khusyu dengan berteriak-teriak atau tertawa terlalu kencang. Selain mengganggu, keributan seperti itu tentu akan membuat Anda malu sendiri. Tempat ibadah yang luas dan sepi seperti kompleks Pura sering memancing sifat iseng manusia. Jangan sampai Anda tertangkap basah sedang melakukan tindakan asusila. Selain Anda akan mendapat sanksi sosial, Anda juga telah mengotori tempat suci.
4. Jaga kebersihan
Membuang sampah sembarangan memang sudah dilarang di mana-mana, apalagi membuang sampah di area suci. Sampah permen yang kecil tentu bisa Anda buang dengan tidak sengaja. Meski kecil, itu tetap sampah dan akan mengganggu pemandangan tempat ibadah yang identik dengan bersih dan asri. Simpan sampah Anda di kantong atau tas dan buang saat Anda melihat tempat sampah. Tahan tangan jahil Anda yang ingin melempar sampah.
5. Hormati aktivitas ibadah yang berlangsung
Terkadang, waktu kunjungan wisata religi Anda ke suatu tempat, bertepatan dengan waktu peribadatan di tempat tersebut. Misalnya saja, kunjungan ke masjid bersejarah saat masuk waktu salat, atau ke gereja saat ada misa dan ke pura atau kuil saat ada persembahyangan. Untuk yang satu ini Anda harus tahu diri, jika Anda tidak bisa masuk, dahulukan kepentingan mereka yang sedang menjalankan ibadah. Menunggu beberapa saat, kan tidak merugikan Anda.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel