Tak Punya Uang? Ini Cara Murah Pergi Liburan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tak Punya Uang? Ini Cara Murah Pergi Liburan

- detikTravel
Rabu, 24 Sep 2014 17:56 WIB
Tak Punya Uang? Ini Cara Murah Pergi Liburan
(Thinkstock)
Jakarta - Jangan jadikan uang sebagai penghambat liburan. Karena seperti pepatah, banyak jalan menuju Roma. Inilah cara-cara murah untuk pergi liburan!

Memang tanpa uang, liburan akan jadi lebih sulit. Namun, bukan berarti tidak bisa berangkat. Dikumpulkan detikTravel, Rabu (24/9/2014) berikut 6 cara murah untuk pergi liburan. Yuk coba!

1. Menumpang

(Thinkstock)
Hitch hike, atau ikut kendaraan orang lain jadi cara paling murah untuk mencapai suatu tempat. Hal ini sering dilakukan di luar negeri. Tentu, jarang sekali bisa mendapatkan sekali menumpang sampai tempat tujuan. Jadi, ikut saja menumpang sampai ke titik tertentu sebelum melanjutkan tumpangan ke titik selanjutnya.

Yang harus diperhatikan, biasanya menumpang akan lebih sulit jika dilakukan di kota besar. Anda harus berusaha lebih untuk mendapatkan tumpangan. Juga, pastikan orang yang ada di kendaraannya terpercaya. Usahakan jangan menumpang sendiri.

Nah kalau di Indonesia hal ini memang jarang dilakukan, namun bukan artinya tidak bisa. Banyak pendaki gunung yang sering menebeng mobil pengangkut sayur untuk menuju pos pendakian di berbagai gunung di Indonesia.

2. Naik kelas ekonomi

(detikNews)
Jika tujuan traveling Anda jauh, pilihlah transportasi dengan kelas paling rendah. Misal naik kereta atau pesawat, pilihlah yang kelas ekonomi. Di kereta dan pesawat, harga antara kelas Ekonomi dan Bisnis bisa beda jauh lho!

Eits, ada yang harus dikorbankan, yaitu waktu yang lebih lama untuk sampai di tujuan atau kenyamanan. Tak apa, karena ada semua butuh pengorbanan dan toh hasilnya akan tetap sampai ke tempat tujuan kan?

3. Menginap di rumah teman atau saudara

(Thinkstock)
Tak ada salahnya mencari tahu apakah ada saudara atau teman yang tinggal di destinasi tujuan wisata Anda. Carilah dari jauh-jauh hari. Sehingga, Anda masih bisa mengobrol dan memberitahu mereka jika ingin menginap selama beberapa hari.

Dengan menginap, berarti setidaknya Anda sudah bisa menghemat sekitar Rp 100-500 ribu per hari. Namun, karena menginap di rumah teman atau saudara, jangan lupa mengobrol dan membantu membereskan rumah mereka ya! Juga, jangan menginap terlalu lama.

4. Perbanyak jalan kaki

(Thinkstock)
Satu lagi pengeluaran yang bisa dihemat adalah dengan perbanyak berjalan kaki. Terutama jika ingin keliling kota. Selain lebih hemat, Anda juga bisa mendapat banyak pemandangan berbeda dibanding naik kendaraan umum atau sewaan.

Yang harus diingat jika banyak berjalan kaki adalah menggunakan sepatu atau sandal yang nyaman. Karena jika tidak, kaki Anda bisa jadi korbannya. Jangan sampai kaki lecet karena Anda takkan bisa jalan jauh dengan kaki terluka.

5. Makan di pasar

(Thinkstock)
Di Bali, ada Pasar Kuta yang menawarkan aneka makanan enak dengan harga sangat terjangkau. Bayangkan, satu mangkuk soto ceker saja hanya belasan ribu rupiah harganya. Tentu Anda bisa hemat banyak dibanding makan di restoran.

Hal lain yang menarik jika makan di pasar adalah suasananya yang lebih hangat. Anda bisa mendapat pengalaman berbeda seperti mengobrol sambil makan dengan masyarakat lokal. Bahkan, bisa saja dapat diskon jika sang pemilik senang mengobrol dengan Anda.

6. Cari objek wisata gratis

(Thinkstock)
Jika mau mencari, pasti ada. Termasuk aneka objek wisata gratis. Jangan malas mencari tahu, karena bisa saja ada pantai baru yang lebih sepi dan indah, gratis tentunya. Juga, bisa saja sedang ada festival atau pameran gratis yang bisa didatangi di kota tempat Anda liburan.

Buku, internet dan informasi dari penduduk setempat jadi sumber penting menemukan tempat atau acara yang sedang gratis. Selain hemat, bisa saja Anda malah menemukan tempat atau acara yang seru. Asyik kan!
Halaman 2 dari 7
Hitch hike, atau ikut kendaraan orang lain jadi cara paling murah untuk mencapai suatu tempat. Hal ini sering dilakukan di luar negeri. Tentu, jarang sekali bisa mendapatkan sekali menumpang sampai tempat tujuan. Jadi, ikut saja menumpang sampai ke titik tertentu sebelum melanjutkan tumpangan ke titik selanjutnya.

Yang harus diperhatikan, biasanya menumpang akan lebih sulit jika dilakukan di kota besar. Anda harus berusaha lebih untuk mendapatkan tumpangan. Juga, pastikan orang yang ada di kendaraannya terpercaya. Usahakan jangan menumpang sendiri.

Nah kalau di Indonesia hal ini memang jarang dilakukan, namun bukan artinya tidak bisa. Banyak pendaki gunung yang sering menebeng mobil pengangkut sayur untuk menuju pos pendakian di berbagai gunung di Indonesia.

Jika tujuan traveling Anda jauh, pilihlah transportasi dengan kelas paling rendah. Misal naik kereta atau pesawat, pilihlah yang kelas ekonomi. Di kereta dan pesawat, harga antara kelas Ekonomi dan Bisnis bisa beda jauh lho!

Eits, ada yang harus dikorbankan, yaitu waktu yang lebih lama untuk sampai di tujuan atau kenyamanan. Tak apa, karena ada semua butuh pengorbanan dan toh hasilnya akan tetap sampai ke tempat tujuan kan?

Tak ada salahnya mencari tahu apakah ada saudara atau teman yang tinggal di destinasi tujuan wisata Anda. Carilah dari jauh-jauh hari. Sehingga, Anda masih bisa mengobrol dan memberitahu mereka jika ingin menginap selama beberapa hari.

Dengan menginap, berarti setidaknya Anda sudah bisa menghemat sekitar Rp 100-500 ribu per hari. Namun, karena menginap di rumah teman atau saudara, jangan lupa mengobrol dan membantu membereskan rumah mereka ya! Juga, jangan menginap terlalu lama.

Satu lagi pengeluaran yang bisa dihemat adalah dengan perbanyak berjalan kaki. Terutama jika ingin keliling kota. Selain lebih hemat, Anda juga bisa mendapat banyak pemandangan berbeda dibanding naik kendaraan umum atau sewaan.

Yang harus diingat jika banyak berjalan kaki adalah menggunakan sepatu atau sandal yang nyaman. Karena jika tidak, kaki Anda bisa jadi korbannya. Jangan sampai kaki lecet karena Anda takkan bisa jalan jauh dengan kaki terluka.

Di Bali, ada Pasar Kuta yang menawarkan aneka makanan enak dengan harga sangat terjangkau. Bayangkan, satu mangkuk soto ceker saja hanya belasan ribu rupiah harganya. Tentu Anda bisa hemat banyak dibanding makan di restoran.

Hal lain yang menarik jika makan di pasar adalah suasananya yang lebih hangat. Anda bisa mendapat pengalaman berbeda seperti mengobrol sambil makan dengan masyarakat lokal. Bahkan, bisa saja dapat diskon jika sang pemilik senang mengobrol dengan Anda.

Jika mau mencari, pasti ada. Termasuk aneka objek wisata gratis. Jangan malas mencari tahu, karena bisa saja ada pantai baru yang lebih sepi dan indah, gratis tentunya. Juga, bisa saja sedang ada festival atau pameran gratis yang bisa didatangi di kota tempat Anda liburan.

Buku, internet dan informasi dari penduduk setempat jadi sumber penting menemukan tempat atau acara yang sedang gratis. Selain hemat, bisa saja Anda malah menemukan tempat atau acara yang seru. Asyik kan!

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads