6 Tips Liburan Hemat Untuk Anak Kuliah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Tips Liburan Hemat Untuk Anak Kuliah

- detikTravel
Senin, 05 Jan 2015 19:30 WIB
6 Tips Liburan Hemat Untuk Anak Kuliah
Jakarta - Kamu masih mahasiswa dan mau traveling, tapi hanya punya uang pas-pasan? Tenang saja, terdapat beragam cara untuk menghemat pengeluaran saat jalan-jalan. Seperti, 6 tips berikut ini!

Mumpung masih kuliah dan banyak waktu, ayo pergunakan waktumu untuk traveling. Dikumpulkan oleh detikTravel, Senin (5/1/2015), perhatikan 6 tips menghemat keuangan ini, khususnya buat kamu mahasiswa yang mau traveling.

1. Lebih cermat pilih destinasi wisata

(Thinkstock)
Kesempatan untuk menghemat uang sudah ada bahkan sebelum kamu meninggalkan rumah. Destinasi yang kamu pilih akan sangat menentukan pengeluaran nantinya. Contohnya saja, kamu bisa memilih backpackeran di Laos sehari dengan biaya Rp 125 ribu. Berbeda dengan sehari di Swedia yang bisa memakan biaya hingga Rp 1,8 juta.

Apabila kamu bepergian dengan biaya terbatas, kamu bisa traveling ke negara di Asia Tenggara yang lebih murah secara biaya hidup. Dengan budget sedang, kamu bisa ke Jepang. Sedangkan dengan budget yang lebih, kamu bisa ke negara Eropa sampai Amerika. Tentukan pilihanmu.

2. Hemat biaya penginapan

(Thinkstock)
Cara terbaik untuk menghemat biaya akomodasi kamu, tentunya dengan menghemat biaya penginapan. Kamu bisa menemukan berbagai hostel di berbagai negara yang kamu tuju. Lebih mudah lagi, kamu bisa booking tempat dari situs seperti hostelbookers.com dan lainnya.

Selain menginap di hostel, kamu juga bisa memakai jasa 'Couchsurfing' dan tinggal bersama penduduk lokal yang mau menerimamu. Kamu juga bisa coba bekerja di pertanian dan menginap gratis dari situs 'Willing Workers On Organic Farms.' Ada banyak akomodasi murah meriah.

3. Hemat biaya makan minum

(Thinkstock)
Di banyak negara, beli bahan mentah dari pasar lokal dan masak sendiri merupakan cara terbaik untuk menghemat pengeluaran makanan. Di banyak hostel sendiri juga menyediakan sarapan pagi, manfaatkan servis tersebut dan makan sepuasnya.

Kalau kamu memang malas masak, ada banyak pedagang kaki lima di negara Asia yang menjual makanan enak murah meriah. Kamu juga bisa mengatur porsi makan kamu. Jangan lupa juga bawa botol minum. Kamu bisa mengisi botol kamu dengan air gratis, daripada beli.

4. Hemat biaya transportasi

(Thinkstock)
Traveling lewat jalur darat dan laut seringkali lebih murah daripada jalur udara. Namun kalau kamu memang cuma punya waktu sedikit, situs booking seperti skyscanner atau Adioso akan sangat membantu untuk menemukan tiket penerbangan murah.

Apabila sudah sampai di tempat tujuan kamu, pergunakanlah sarana publik seperti angkutan umum atau kereta. Seringkali ada kartu kereta yang dapat memudahkan para traveler. Kalau suka petualangan dan mau yang gratis, kamu bisa coba nebeng atau hitchhiking.

5. Cari tempat wisata yang gratis

(Thinkstock)
Ada banyak tempat wisata bagus yang gratis dan dapat didatangi siapa saja. Di banyak kota besar, kamu bisa menemukan tur jalan kaki gratis yang diselenggarakan oleh para sukarelawan. Kamu bisa ikut tur tersebut untuk menjelajahi sudut kota, terlebih lagi kamu bisa dapat teman baru.

Kalau kamu suka sejarah, banyak museum di Eropa dan Amerika yang tidak memungut biaya masuk. Di Museum Louvre Paris misalnya, kamu bisa masuk gratis pada hari Minggu pertama setiap bulannya. Kamu juga bisa bayar city tourist card untuk mendapat diskon masuk berbagai tempat wisata.

6. Manfaatkan status mahasiswa kamu

(Thinkstock)
Menjadi mahasiswa berarti memiliki banyak kemudahan untuk traveling sambil menghemat uang. Langkah pertama, kamu bisa mengambil International Student Identity Card atau ISIC. Kartu diskon tersebut diakui di 125 negara. Benefitnya, kamu bisa dapat diskon penginapan, transport, kartu SIM lokal, dan lainnya.

Kamu juga bisa mencari penyedia tur yang memberikan diskon bagi mahasiswa. Tapi sebelumnya pastikan kamu mengecek aturan main yang disediakan oleh si penyedia tur. Bagaimana? Ternyata ada banyak cara bagi mahasiswa untuk traveling sambil menghemat biaya. Selamat mencoba!
Halaman 2 dari 7
Kesempatan untuk menghemat uang sudah ada bahkan sebelum kamu meninggalkan rumah. Destinasi yang kamu pilih akan sangat menentukan pengeluaran nantinya. Contohnya saja, kamu bisa memilih backpackeran di Laos sehari dengan biaya Rp 125 ribu. Berbeda dengan sehari di Swedia yang bisa memakan biaya hingga Rp 1,8 juta.

Apabila kamu bepergian dengan biaya terbatas, kamu bisa traveling ke negara di Asia Tenggara yang lebih murah secara biaya hidup. Dengan budget sedang, kamu bisa ke Jepang. Sedangkan dengan budget yang lebih, kamu bisa ke negara Eropa sampai Amerika. Tentukan pilihanmu.

Cara terbaik untuk menghemat biaya akomodasi kamu, tentunya dengan menghemat biaya penginapan. Kamu bisa menemukan berbagai hostel di berbagai negara yang kamu tuju. Lebih mudah lagi, kamu bisa booking tempat dari situs seperti hostelbookers.com dan lainnya.

Selain menginap di hostel, kamu juga bisa memakai jasa 'Couchsurfing' dan tinggal bersama penduduk lokal yang mau menerimamu. Kamu juga bisa coba bekerja di pertanian dan menginap gratis dari situs 'Willing Workers On Organic Farms.' Ada banyak akomodasi murah meriah.

Di banyak negara, beli bahan mentah dari pasar lokal dan masak sendiri merupakan cara terbaik untuk menghemat pengeluaran makanan. Di banyak hostel sendiri juga menyediakan sarapan pagi, manfaatkan servis tersebut dan makan sepuasnya.

Kalau kamu memang malas masak, ada banyak pedagang kaki lima di negara Asia yang menjual makanan enak murah meriah. Kamu juga bisa mengatur porsi makan kamu. Jangan lupa juga bawa botol minum. Kamu bisa mengisi botol kamu dengan air gratis, daripada beli.

Traveling lewat jalur darat dan laut seringkali lebih murah daripada jalur udara. Namun kalau kamu memang cuma punya waktu sedikit, situs booking seperti skyscanner atau Adioso akan sangat membantu untuk menemukan tiket penerbangan murah.

Apabila sudah sampai di tempat tujuan kamu, pergunakanlah sarana publik seperti angkutan umum atau kereta. Seringkali ada kartu kereta yang dapat memudahkan para traveler. Kalau suka petualangan dan mau yang gratis, kamu bisa coba nebeng atau hitchhiking.

Ada banyak tempat wisata bagus yang gratis dan dapat didatangi siapa saja. Di banyak kota besar, kamu bisa menemukan tur jalan kaki gratis yang diselenggarakan oleh para sukarelawan. Kamu bisa ikut tur tersebut untuk menjelajahi sudut kota, terlebih lagi kamu bisa dapat teman baru.

Kalau kamu suka sejarah, banyak museum di Eropa dan Amerika yang tidak memungut biaya masuk. Di Museum Louvre Paris misalnya, kamu bisa masuk gratis pada hari Minggu pertama setiap bulannya. Kamu juga bisa bayar city tourist card untuk mendapat diskon masuk berbagai tempat wisata.

Menjadi mahasiswa berarti memiliki banyak kemudahan untuk traveling sambil menghemat uang. Langkah pertama, kamu bisa mengambil International Student Identity Card atau ISIC. Kartu diskon tersebut diakui di 125 negara. Benefitnya, kamu bisa dapat diskon penginapan, transport, kartu SIM lokal, dan lainnya.

Kamu juga bisa mencari penyedia tur yang memberikan diskon bagi mahasiswa. Tapi sebelumnya pastikan kamu mengecek aturan main yang disediakan oleh si penyedia tur. Bagaimana? Ternyata ada banyak cara bagi mahasiswa untuk traveling sambil menghemat biaya. Selamat mencoba!

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads