Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 24 Mar 2016 18:07 WIB

TRAVEL-TIPS

6 Tips Berwisata ke Pegunungan Karst Rammang-rammang di Sulsel

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Rammang-rammang di Maros (Kurnia/detikTravel)
Rammang-rammang di Maros (Kurnia/detikTravel)
Maros - Rammang-rammang di Maros menyajikan pesona pegunungan karst yang begitu luas. Agar bisa lebih maksimal wisata di sana, ada enam tips yang bisa dicoba.

Pegunungan batu kapur yang dikenal dengan nama Rammang-rammang berlokasi di Desa Salerang, Maros, Sulawesi Selatan. Rammang-rammang menyajikan keindahan pegunungan karst yang begitu luas, dengan sungai dan area sawah yang cantik di sekitarnya.

Ada beberapa tips yang bisa disimak lebih dahulu sebelum memulai petualangan di Rammang-rammang. Disusun detikTravel, Kamis (24/3/2016) berikut 6 tips liburan ke Rammang-rammang:

1. Berangkat pagi

Selain menyajikan pegunungan kapur yang keren, pemandangan sunrise juga tersaji dengan indahnya di Rammang-rammang. Agar tak terlewat menikmati matahari terbit, sebaiknya kamu datang pagi-pagi. Tempat wisata ini memang sudah bisa dikunjungi sejak subuh bagi para penikmat sunrise.

Dengan datang pagi, kamu juga jadi mempunyai lebih banyak waktu untuk jelajah Rammang-rammang dengan cuaca yang adem. Ketika siang datang, matahari bersinar dengan begitu teriknya.

2. Siapkan uang tunai

Sebelum berangkat, sediakan uang tunai yang nantinya akan dipergunakan untuk membayar sewa perahu. Salah satu spot menikmati alam Rammang-rammang adalah di Kampung Berua yang memang harus dicapai dengan perahu.

Harga sewa perahu berbeda tergantung dengan muatan maksimalnya. Perahu untuk 1-4 orang harga sewa pulang pergi dari dermaga awal ke Kampung Berua Rp 200 ribu per perahu. Untuk yang muat hingga 7 orang Rp 250 ribu, sedangkan yang cukup untuk lebih dari 10 orang Rp 300 ribu.

Kalau kamu datang beramai-ramai akan lebih asyik. Karena bisa patungan untuk bayar ongkos perahu.

3. Kenakan sepatu atau sandal gunung

Setelah tiba di Kampung Berua, kamu bisa trekking di sekitaran pegunungan batu kapur. Pada beberapa sisi, kamu harus melewati jalan setapak di sela-sela area sawah. Beberapa sisi jalan itu basah dan licin.

Sebaiknya jangan pakai sandal jepit. Gunakanlah sepatu atau sandal gunung agar trekking jadi lebih nyaman dan mengurangi kemungkinan terpeleset.

4. Pakai topi dan sunblock

Kalau kamu menjelajah hingga siang hari, seringkali cuaca terasa begitu panas. Untuk melindungi kulit dari sinar matahari, gunakan sunblock secukupnya sebelum mulai menjelajah. Topi dan kacamata hitam juga bisa digunakan agar wisata semakin nyaman.

Buat yang lupa bawa topi jangan khawatir. Tersedia jasa penyewaan topi caping ala petani untuk wisatawan. Harga per topinya sekitar Rp 3.000.

5. Bawa tisu atau handuk kecil

Trekking sambil ditemani matahari yang bersinar terik tentu membuat peluh bercucuran. Jangan lupa bawa tisu atau handuk untuk mengelap keringat. Selain itu, air minum botolan juga sebaiknya dibawa agar tidak dehidrasi. Yang penting, jangan buang sampah botolnya sembarangan ya.

6. Menikmati sajian lokal dengan view karst

Usai seru-seruan trekking, kamu bisa mampir ke Rammang-rammang Cafe. Letaknya di tepi sungai yang tak jauh dari dermaga keberangkatan. Di sini kamu bisa menikmati menu lokal di restoran terbuka, dengan latar pegunungan kapur yang eksotis.

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED