Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Jul 2021 19:17 WIB

TRAVEL-TIPS

Tips Mendaki di Musim Kemarau, Jangan Sekali-kali Pakai Sandal Jepit!

3000 pendaki di Gunung Merbabu
Ilustrasi, pendaki Gunung Merbabu (Foto: Dok BTNGMb)
Jakarta -

Mendaki masih menjadi kegiatan favorit bagi sebagian orang, terutama anak muda. Saat gunung mulai dibuka di musim kemarau jangan sekali-kali pakai sandal jepit atau perlengkapan seadanya.

Musim kemarau banyak dipilih pendaki untuk menjelajah berbagai gunung di Jawa juga pulau lainnya. Namun, fenomena saat ini, banyak pendaki yang terlihat meremehkan dengan menggunakan peralatan seadanya.

Berbagai akun gunung di Jawa, seperti Prau, Lawu, hingga Merbabu selalu mengunggah kecelakaan dari pendaki ini. Mereka yang terkena masalah biasanya memang kurang persiapan hingga banyak yang mengalami hipotermia atau masalah pada otot kaki.

Beikut tips mendaki gunung di musim kemarau dihimpun dari berbagai sumber:

1. Pakai sepatu hingga jaket gunung

Musim kemarau membuat suhu di gunung menjadi lebih dingin. Bahkan, menurut pengalaman penulis saat berada di Gunung Sindoro, suhu mulai drop hingga belasan derajat usai maghrib di bawah Pos III.

Cara mengatasinya adalah memakai pakaian panjang saat berjalan dan lapisilah dengan jaket tebal kedap angin saat mendirikan tenda juga memakai sarung tangan. Asupan yang bergizi juga berpengaruh dalam keadaan ini.

Selanjutnya, mendakilah dengan bijak. Utamakanlah untuk memakai sepatu dibanding sandal jepit atau sandal gunung. Karena, di cuaca dingin kulit akan kaku dan lebih sensitif bila tersandung.

2. Persiapan fisik

Kebugaran jasmani adalah kunci suksesnya pendakian. Lakukanlah olahraga yang teratur minimal selama sebulan sebelum mendaki.

Olahraga yang teratur ini akan sangat membantu menjaga stamina dan pernapasan saat berjalan. Jika Anda tak melakukan olahraga jauh-jauh haru sebelum mendaki maka jangan memaksakan keadaan.

Ketahui batas dari kekuatan fisik tubuhmu saat mendaki.

Gunung UngaranGunung Ungaran (Foto: Lukas Dhanur/d'traveler)

Selanjutnya: Siapkan Logistik

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kisah Mistis di Balik Bocah Hilang 5 Hari di Gunung Guntur"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA