Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Jul 2021 19:17 WIB

TRAVEL-TIPS

Tips Mendaki di Musim Kemarau, Jangan Sekali-kali Pakai Sandal Jepit!

3000 pendaki di Gunung Merbabu
Ilustrasi, pendaki Gunung Merbabu (Foto: Dok BTNGMb)

3. Logistik

Mendaki di musim kemarau akan lebih berat jika berjalan di siang hari. Karena, Anda perlu membawa begitu banyak air agar terhindar dari dehidrasi.

Ada beberapa gunung yang mata airnya begitu jauh dari jalur pendakian dan ada pula yang tiada. Jadi, pengelolaan logistik harus benar-benar disesuaikan dengan mempelajari medan pendakian.

Cara mengatasinya adalah dengan memulai berjalan mendaki saat malam hari. Kebanyakan gunung di Jawa atau Indonesia bisa digapai titik tertingginya hingga pos terakhir dalam waktu 5-7 jam tapi peranan kekompakan kelompok akan sangat teruji di sini.

Bawalah makanan dan minuman yang sangat diperlukan ketika berhenti atau mendirikan tenda. Lainnya, pendakianmu sangatlah panjang dan tinggalkan barang di basecamp untuk digunakan sebelum pulang ke rumah agar tak menjadi beban di pundak.

4. Berdoa

Meminta bantuan Yang Maha Kuasa jadi semangat tersendiri dalam hal ini. Selain itu, pendakian di musim kemarau juga harus memperhatikan bahwa akan banyak debu yang berterbangan (terutama Gunung Merbabu) hingga badai angin.

Di sini, pendaki di musim kemarau harus melakukan pengecekan persiapan terakhir hingga harus tahu bahwa cahaya matahari akan lebih sakit karena tak ada lagi mendung. Terakhir, guyonan antar anggota kelompok akan membuat pendakian jadi makin ringan hingga menemukan nikmat bahwa mendaki di musim kemarau akan diganjar pemandangan cakrawala yang bersih di kala malam hingga pagi hari.

Salam lestari.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Kisah Mistis di Balik Bocah Hilang 5 Hari di Gunung Guntur"
[Gambas:Video 20detik]

(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA