Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 30 Sep 2021 17:08 WIB

TRAVEL-TIPS

Youtuber Mualaf Asal Korsel Keliling Spot Wisata Ramah Muslim di Seoul

Femi Diah
detikTravel
Seoul, South Korea - February 18 2018 : Seoul Central Mosque/ itaewon mosque Biggest Mosque in Seoul South Korea located in itaewon.
Masjid di Itaewon (Getty Images/arrrief)
Jakarta -

YouTuber mualaf asal Korea Selatan Daud Kim menunjukkan tempat-tempat wisata halal di negaranya. Dia juga membagikan tips untuk melaksanakan salat lima waktu.

Kim baru dua tahun menjadi muslim. Lewat video 'Can I Pray 5 Times a Day in Korea?" di YouTube dia mengajak subscriber-nya untuk jalan-jalan di Korsel. Dia mencari tahu mushola atau masjid.

Kim memulai paginya dengan salat Subuh di rumah. Setelah itu, dia menuju satu kawasan street food sohor di Korsel, Itaewon. kata Kim, di sana terdapat masjid dan restoran halal, bahkan ada area halal street.

Sesampainya di Itaewon, dia langsung menuju masjid. Kebetulan jam sudah menunjukkan waktu Dhuhur. Niat untuk mencari masjid lain pupus karena ada pengumuman kalau masjid-masjid di sana tutup sampai 3 Oktober.

Kim pun mencari alternatif tempat sholat. Dia menuju restoran Indonesia, Bakso Rindu. Dari informasi yang didapatnya, restoran itu memiliki mushola. Dan, benar saja dia bisa melaksanakan sholat Dhuhur di restoran itu.

David KimDavid Kim menunjukkan masjid di Itaewon. Foto: Tangkapan layar Youtube David Kim

Selain restoran Rindu, Kim menunjukkan ada food court makanan halal di kawasan itu. Dia mencoba nasi lemak di Itaewon Kitchen, yang menyajikan menu dari Malaysia.

Setelah itu, Kim menuju pusat belanja Myeongdong. Tetapi, kawasan itu sepi karena kios-kios tutup gegara pandemi. Di sini, dia kesulitan mencari tempat untuk melakukan salat Ashar.

"Tempat ibadah untuk agama lain, Kristen, Katolik, atau Buddha lebih mudah ditemui, kalau untuk muslim jarang," kata Kim di depan katedral kuno, Katedral Myengdong.

Akhirnya Kim menggelar sajadah di salah satu spot di katedral itu. Dia sekaligus menyarankan agar muslim traveler membawa sajadah yang mudah dan ringkes untuk dimasukkan ke dalam bagpack.

David KimDavid Kim memberikan tips salat saat traveling. Foto: Tangkapan layar Youtube David Kim

"Sajadah ini bisa dibawa ke mana-mana. Sangat bermanfaat. Ini mudah dilipat dan dibawa," kata Kim.

Dari Myeongdong, Kim mengajak traveler menuju Jamsil. Dia ingin berolahraga di dekat Sungai Han dan melakukan salat Magrib di sana. Untuk menuju ke sana, dia menggunakan skuter.

Rencananya, di daerah Jamsil dia akan berolahraga sekaligus menjemput waktu salat Magrib. Sepengetahuan dia di kawasan itu terdapat masjid.

Setibanya di lokasi, ternyata kawasan itu cukup ramai dengan warga yang berolahraga atau sekadar duduk-duduk menanti sore berpindah ke malam hari. Untuk memastikan tempat sholat, dia melongok masjid lebih dulu, tetapi ternyata tutup.

Kim pun kembali menggelar sajadah di salah satu spot outdoor. Sejatinya, dia tidak enak hati untuk sholat di tempat umum, sebab akan selalu menarik perhatian orang lewat. Tetapi, karena masjid tutup, dia tidak bisa beribadah di dalamnya.

David KimDavid Kim di tepi Sungai Han. Foto: Tangkapan layar Youtube David Kim

Saat malam tiba, Kim bersiap kembali ke rumah. Salat Isya dilakukannya di rumah.

Bagaimana dengan traveler? Memiliki kisah mengesankan saat beribadah di kota atau negara lain? Atau bahkan di Korsel seperti Kim?



Simak Video "Mau Liburan Nyaman Bersama Sang Buah Hati? Ini Tipsnya"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA