DetikTravel









3 Orang Indonesia Ini Punya cara Keliling Dunia Gratis

Fitraya Ramadhanny - detikTravel - Minggu, 16/06/2013 10:10 WIB
Jakarta - Banyak orang yang mendambakan bisa traveling keliling dunia gratis, bahkan kalau bisa malah dibayari. Ada 3 orang Indonesia yang sudah keliling dunia gratis, mereka pun siap berbagi rahasia.

Lia Noviyanti, Martha Wiguna, Haris Juhaeri, mungkin nama-nama ini agak asing bagi para traveler. Mereka bukan seleb twitter ataupun travel blogger. Tapi jangan ditanya soal pengalaman. Seluruh benua di planet Bumi sudah mereka jelajahi, gratis!

Dalam diskusi 'Cruising the Globe' di @america, Pacific Place, Sabtu (15/6/2013) petang, terungkaplah bahwa mereka bisa keliling dunia dengan cara bekerja di kapal pesiar. Lia sudah bekerja selama 2 tahun, Martha sudah bekerja selama 3 tahun dan Haris sudah bekerja selama 4 tahun.

Pengalaman mereka pun luar biasa. Lia sudah pernah ke Alaska, Seattle, Florida, Boston, New York, Hawaii, Fiji, Karibia, Selandia Baru, Kanada, Eropa dan Australia. Martha sudah menjelajah Alaska, Los Angeles, Florida, Miami, Amerika Latin, Kanada, Eropa, Afrika, Asia dan Australia. Haris lebih dahsyat lagi, tinggal Kutub Selatan yang belum dia datangi.

"Niat saya memang mau keliling dunia, terus saya lihat lowongan pekerjaan di kapal pesiar. Alhamdulillah saya lolos," ujar Lia yang memang bersekolah di bidang perhotelan ini.

Hal serupa juga dikatakan Martha, niat keliling dunia menemukan caranya dengan bekerja di kapal pesiar. Bekerja di cruise menjadi cara yang dipilih banyak anak muda yang ingin keliling dunia gratis. Bekerja sambil traveling keliling dunia, kenapa tidak!

"Motivasi saya ingin keliling dunia dan cari uang," kata Martha.

Mereka mengakui bekerja di kapal pesiar memang berat. Lia, Martha dan Haris bekerja sebagai waiter di berbagai restoran kapal pesiar. Waktu istirahat mereka tarkadang hanya dalam hitungan jam saja. Namun karena mereka doyang traveling, setiap kali kapal bersandar di pelabuhan, kesempatan itu mereka pakai untuk traveling di negara tujuan.

"Paling berkesan untuk saya itu Alaska, karena itu pertama kali bisa lihat salju," kata Lia.
"Eropa saya suka dengan bangunannya," kata Martha yang juga pernah menjadi pramugari ini.

Beda lagi dengan Haris yang mengaku suka dengan pemandangan alam yang indah. Menurut dia Alaska, Norwegia, dan Skandinavia punya alam yang sempurna. Nah bagaimana dengan lawan jenis?

"Cowok Italia macho dan eksotis," kata Lia.
"Hmmm, cowok New York ganteng-ganteng," sahut Martha.
"Cewek paling oke itu Rusia, mereka itu angel (malaikat-red)," celetuk Haris yang disambut tawa audiens atas komentar ketiganya.

Kangen rumah tentu menjadi tantangan besar karena mereka meninggalkan Indonesia setidaknya sampai 8 bulan lamanya. Karena memang doyan traveling, Lia, Martha dan Haris, punya banyak cara untuk mengobati rasa kangen.

Lia suka menelepon orang tuanya. Martha mengaku dia mendapat break selama 2-3 bulan, dia memuaskan diri menghabiskan waktu untuk keluarga.

"Saya malah nggak homesick, saya selalu excited!" tutup Haris.

(fay/fay)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com