10 Gejala Anda Butuh Cuti dan Pergi Berlibur

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

10 Gejala Anda Butuh Cuti dan Pergi Berlibur

- detikTravel
Kamis, 31 Jul 2014 00:00 WIB
10 Gejala Anda Butuh Cuti dan Pergi Berlibur
Jakarta - Segala sesuatu ada batasnya, termasuk bekerja. Tubuh dan pikiran kita ibarat baterai, ada kalanya perlu di-charge kembali.

Masalahnya, jika Anda pekerja keras, kebutuhan untuk diisi kembali ini sering terabaikan. Lama-lama, Anda akan mengalami kepenatan. Jika terus dibiarkan, hal ini bisa berakibat buruk bagi kesehatan fisik maupun psikis.

Agar hal penting ini tidak terabaikan, kenali 10 gejala berikut ini:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Anda jadi orang terakhir yang pulang dari kantor tiap malam.
Sekali dua kali dalam seminggu masih tidak apa-apa. Tapi jika sudah tiap malam, lambat laun kehidupan pribadi Anda pasti terpengaruh.

2. Anda sudah tidak ingat kapan terakhir rehat dari pekerjaan.
Ibarat mesin mobil yang terus-terusan berjalan tapi tidak pernah dibawa ke bengkel untuk tune-up, mesin akan lebih cepat rusak. Selain itu, taking a break dari pekerjaan bisa meningkatkan performa kerja Anda.

3. Anda tidak lagi punya waktu buat keluarga dan teman-teman
Karena selalu pergi pagi pulang larut malam, waktu untuk keluarga menjadi minim, apalagi untuk teman-teman. Jangan lupa, waktu adalah harta berharga yang dapat Anda berikan kepada orang-orang terkasih.

4. Anda terlalu banyak mengkonsumsi gula dan kopi
Agar tetap terjaga saat sibuk bekerja, konsumsi kopi dan gula meningkat. Hal ini dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

5. Anda tidak lagi antusias akan pekerjaan Anda
Bekerja keras memang masih, tetapi Anda kehilangan semangat dan arti dari pekerjaan Anda.

6. Hampir setiap malam, Anda susah tidur karena memikirkan pekerjaan
Jika sudah sampai seperti ini, jam tidur Anda bisa terganggu. Akibatnya, tidak hanya kesehatan yang terpengaruh, namun tentunya performa kerja Anda juga menurun.

7. Anda mudah resah jika harus “berpisah” dari gadget
Gara-gara ingin selalu update soal pekerjaan, Anda jadi tidak bisa lepas dari gadget. Parahnya, saat liburan pun, Anda lebih menghabiskan sebagian besar waktu untuk tinggal di hotel dan bekerja dengan gadget.

8. Anda mudah emosi dan sering tersinggung
Tubuh dan pikiran yang terlalu lelah menyebabkan Anda jadi mudah marah dan sensitif.  

9. Sekalipun ingin, Anda tidak punya waktu untuk olahraga
Olahraga baik untuk kesehatan fisik dan berfungsi menghilangkan stress. Pergi liburan juga bisa jadi salah satu bentuk olahraga, karena Anda akan banyak berjalan kaki dan melakukan aktivitas yang beda dengan rutinitas sehari-hari.

10. Saat bertemu Anda, hampir semua orang bilang, “Jangan kerja terus dong!”
Terkadang, orang lain lebih bisa melihat keadaan Anda dengan jelas dibanding Anda sendiri. Jangan anggap sepele saran dari orang lain, terutama orang-orang yang peduli dengan Anda.

Jika Anda mengidap setengah saja dari 10 gejala ini, ambil waktu untuk merencanakan liburan. Tentukan destinasi yang Anda suka, lalu booking tiket pesawat jauh-jauh hari sebelumnya untuk harga yang lebih hemat. Sepulang dari liburan, dijamin Anda akan lebih semangat dalam bekerja!

(adv/adv)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads