Masalahnya, jika Anda pekerja keras, kebutuhan untuk diisi kembali ini sering terabaikan. Lama-lama, Anda akan mengalami kepenatan. Jika terus dibiarkan, hal ini bisa berakibat buruk bagi kesehatan fisik maupun psikis.
Agar hal penting ini tidak terabaikan, kenali 10 gejala berikut ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekali dua kali dalam seminggu masih tidak apa-apa. Tapi jika sudah tiap malam, lambat laun kehidupan pribadi Anda pasti terpengaruh.
2. Anda sudah tidak ingat kapan terakhir rehat dari pekerjaan.
Ibarat mesin mobil yang terus-terusan berjalan tapi tidak pernah dibawa ke bengkel untuk tune-up, mesin akan lebih cepat rusak. Selain itu, taking a break dari pekerjaan bisa meningkatkan performa kerja Anda.
3. Anda tidak lagi punya waktu buat keluarga dan teman-teman
Karena selalu pergi pagi pulang larut malam, waktu untuk keluarga menjadi minim, apalagi untuk teman-teman. Jangan lupa, waktu adalah harta berharga yang dapat Anda berikan kepada orang-orang terkasih.
4. Anda terlalu banyak mengkonsumsi gula dan kopi
Agar tetap terjaga saat sibuk bekerja, konsumsi kopi dan gula meningkat. Hal ini dapat berakibat buruk bagi kesehatan.
5. Anda tidak lagi antusias akan pekerjaan Anda
Bekerja keras memang masih, tetapi Anda kehilangan semangat dan arti dari pekerjaan Anda.
6. Hampir setiap malam, Anda susah tidur karena memikirkan pekerjaan
Jika sudah sampai seperti ini, jam tidur Anda bisa terganggu. Akibatnya, tidak hanya kesehatan yang terpengaruh, namun tentunya performa kerja Anda juga menurun.
7. Anda mudah resah jika harus âberpisahâ dari gadget
Gara-gara ingin selalu update soal pekerjaan, Anda jadi tidak bisa lepas dari gadget. Parahnya, saat liburan pun, Anda lebih menghabiskan sebagian besar waktu untuk tinggal di hotel dan bekerja dengan gadget.
8. Anda mudah emosi dan sering tersinggung
Tubuh dan pikiran yang terlalu lelah menyebabkan Anda jadi mudah marah dan sensitif. Â
9. Sekalipun ingin, Anda tidak punya waktu untuk olahraga
Olahraga baik untuk kesehatan fisik dan berfungsi menghilangkan stress. Pergi liburan juga bisa jadi salah satu bentuk olahraga, karena Anda akan banyak berjalan kaki dan melakukan aktivitas yang beda dengan rutinitas sehari-hari.
10. Saat bertemu Anda, hampir semua orang bilang, âJangan kerja terus dong!â
Terkadang, orang lain lebih bisa melihat keadaan Anda dengan jelas dibanding Anda sendiri. Jangan anggap sepele saran dari orang lain, terutama orang-orang yang peduli dengan Anda.
Jika Anda mengidap setengah saja dari 10 gejala ini, ambil waktu untuk merencanakan liburan. Tentukan destinasi yang Anda suka, lalu booking tiket pesawat jauh-jauh hari sebelumnya untuk harga yang lebih hemat. Sepulang dari liburan, dijamin Anda akan lebih semangat dalam bekerja!
(adv/adv)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun