Bagi yang mau mencoba wisata kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) / KAI punya berbagai pilihan perjalanan. Untuk penggemar sejarah dan bangunan artistik, Anda bisa mengunjungi berbagai cagar budaya milik PT KAI. Seperti stasiun, gedung kantor dan lokomotif kuno yang dirawat dengan baik oleh para profesional di bidang warisan budaya.
Beberapa gedung bersejarah andalan PT KAI meliputi Lawang Sewu, Museum Kereta Api Ambarawa, Stasiun Tuntang, Stasiun Tanjung Priok, dan masih banyak lagi. Lawang Sewu misalnya. Tak hanya berfungsi sebagai museum, galeri dan gedung pameran, Lawang Sewu juga kerap disewa oleh pihak luar untuk menggelar pagelaran musik serta pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menikmati wisata kereta kayu yang ditarik oleh lokomotif diesel, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp50.000,- per orang. Wisata kereta api uap maupun diesel dari Stasiun Ambarawa - Stasiun Tuntang tersedia setiap hari Minggu dan hari libur nasional dengan kapasitas 120 orang sekali perjalanan. Anda dapat menikmati pemandangan indah Danau Rawa Pening sepanjang 5 km selama 45 menit.
Semua ini merupakan bentuk perhatian PT KAI terhadap pengembangan potensi wisata di Indonesia. "PT KAI memiliki sumber daya perkeretaapian yang mencakup lintasan kereta api, bangunan stasiun yang artistik serta moda transportasi kereta api yang memiliki nilai dan keunikan sebagai daya tarik wisata," jelas Direktur Utama PT KAI β Edi Sukmoro.
Seluruh pilihan perjalanan wisata berbasis kereta api yang tersedia dapat dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Pasalnya pengembangan wisata berbasis kereta api ini juga merupakan bentuk dukungan PT KAI terhadap program Wonderful Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah.
Berbagai upaya untuk memaksimalkan potensi wisata terus dilakukan oleh PT KAI. Seperti reaktivasi jalur kereta api Kedung Jati-Tuntang dan jalur Bedono-Secang-Magelang; penertiban bangunan liar di sekitar rel untuk memaksimalkan potensi keindahan alam di sekitar rel; hingga membangun pusat suvenir dan pusat kuliner di dekat stasiun untuk mempromosikan komoditas khas daerah sekitar.

PT KAI juga melakukan kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan travel agent setempat untuk membuat paket-paket wisata yang menggunakan kereta api. Selain wisata heritage, PT KAI lewat anak usahanya yakni PT KA Pariwisata juga menyuguhkan perjalanan kereta api dengan nuansa yang berbeda.
Kereta wisata adalah kereta khusus yang dirangkaikan dengan perjalanan kereta penumpang reguler. Kereta wisata bisa digunakan dengan sistem charter. Ada yang bernama Nusantara, Toraja, Bali, Jawa, Sumatera, Imperial dan Priority. Masing-masing kereta memiliki ciri khas, interior dan tarif yang berbeda.
Bagaimana? Sudah mendapat inspirasi dalam menetapkan destinasi liburan Anda berikutnya? Yuk ciptakan memori jalan-jalan yang berbeda. Nikmati wisata kereta api dengan sentuhan alam dan sejarah yang unik. Siapkan tiket kereta api dan ransel Anda mulai sekarang.
(adv/adv)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama