Koordinator Bidang Pengamanan Festival Bahari Kepri (FBK), Meifrizon mengatakan bahwa ratusan personel gabungan siap bergerilya mengamankan festival ini. Bahkan, armada militer juga akan disiagakan di Laut Tanjungpinang. "Untuk sistem pengamanan, sudah kami rapatkan bersama TNI-Polri, SAR, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri dan Kota Tanjungpinang," ujar Meifrizon, Koordinator Bidang Pengamanan Festival Bahari Kepri (FBK), Jumat (9/9).
![]() |
Meifrizon mengungkapkan bahwa tugas terberat pada festival ini adalah pengamanan kawasan tempat berlabuhnya kapal-kapal yacht atau perahu pesiar. Mulai kawasan Senggarang Besar hingga Tanjungpinang akan diawasi secara ketat dengan sistem patroli selama 24 jam.
Ada banyak pihak yang siap membantu pengawalan keamanan, di antaranya Danyon Marharlan, Kepala Operasi Danrem, Kepala Operasi Dandim, Kabag Ops Polres Tanjungpinang. Masing-masing instansi siap menerjunkan personelnya. "Untuk pengamanan di laut akan menggunakan armada militer milik TNI AL. Polair Polres Tanjungpinang juga akan mengerahkan armadanya, termasuk SAR Tanjungpinang. Pada intinya kami siap memberikan jaminan keamanan di FBK nanti," tukas Meifrizon.
Dalam proses pengamanan, Meifrizon juga akan memberdayakan pemuda dan masyarakat yang ada di sekitar Senggarang Besar. Misinya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi para yachter. "Panitia juga akan mengundang para yachter untuk terlibat dalam sejumlah acara FBK. Di saat itulah, kami akan melakukan pengamanan yang ekstra," paparnya.
Banyak acara yang telah dipersiapkan untuk menyambut festival ini, di antaeanta Dragon Boat Race (DBR), Festival Gurindam dan Drum Band hingga Wonderful Indonesia Sailling (WIS) Selain itu, ada juga Panggung Penyair, Sound From Motherland of Malay, Kepri Carnival, dan Wonderfull Kepri Expo.
Parade Kapal Sungai Carang yang dikemas khusus malam hari dan Sky Lantern akan menjadi acara puncak yang dapat menghibur para peserta. Tak hanya itu, ada juga permainan-permainan tradisional asal Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri.
Gelaran Sail Karimata 2016 dipastikan akan berbeda dengab Sail Tomini 2015 karena semakin banyak melibatkan yachters, perahu perahu pesiar agar semakin banyak sailers yang merasakan indahnya sea zone maritime Indonesia. (adv/adv)













































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru