Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 13 Agu 2017 16:47 WIB

ADVERTORIAL

Pelestarian Budaya dan Alam Lewat Festival Pesona Bunaken 2017

Advertorial
Redaksi Travel
Jakarta - Kementerian Pariwisata dukung peningkatan pelestarian budaya dan alam di Pulau Bunaken Manado, Sulawesi Utara melalui Festival Pesona Bunaken 2017.

"Dengan festival ini pasti muncul pelestarian. Unsurnya meliputi perlindungan dan pemanfaatan. Unsur ini akan menjaga budaya dan alam di Bunaken. Ini harus terus dilakukan dan dijaga," ujar Staff Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural Hari Untoro Drajat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/8/2017).

Dampaknya terhadap pelestarian budaya, seperti dari tarian-tarian yang disajikan di acara pembukaan. Kata Heri, regenerasi tarian itu membuat budaya akan abadi di Tanah Air Indonesia.

"Dengan mengajarkan tarian ke anak-anak dan masuk ke dalam rangkaian festival, itu akan membuat budaya lestari. Seperti yang kerap diungkapkan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, pariwisata semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan," kata pria yang juga masuk dalam tim percepatan wisata budaya berkelanjutan kawasan Borobudur Kemenpar itu.

Untuk pelestarian alam, festival yang rutin digelar setiap tahun ini menggelar action dengan bersih-bersih sampah dan pulau. Rangkaian kegiatan ini membuat alam yang sering dikunjungi wisman akan tetap terawat dan cantik.

"Pariwisata itu mengangkat kesejahteraan masyarakat secara langsung, cepat dan murah. Ayo dengan festival ini kita lestarikan semuanya untuk masyarakat kita juga," kata Hari.

Dalam acara pembukaan, pihak Kemenpar diwakili Ketua Panitia Acara Robby Dondokombey dan Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mawengkang.

Dalam festival itu, digelar beberapa acara yang menarik. Mulai dari Bersih-bersih Bunaken, Pentas Seni dan Budaya, Tarian 4 Wayer Bersama Turis, Fun Games Volley Pantai, Lomba Balap Perahu Dayung, Lomba Perahu Katinting Hias, Free mass Snorkling – MedSos, Promotion Games tradisional, Pesta Ikan Bakar, dan dimeriahkan penyanyi Gio Idol.

"Ayo jaga Bunaken, sambut wisatawan dengan senyum, kita semua harus jaga Bunaken," kata Gio di atas panggung.

Datang juga ratusan wisatawan China yang ke festival tersebut. Mereka berenang, bernyanyi, berjoget, dan berbaur dengan masyarakat setempat. Seperti diketahui, penerbangan dari China ke Manado melonjak tinggi setelah banyak maskapai yang melakukan charter flight.

Kadispar Sulut menjamin wisatawan bakal puas dan akan kembali lagi ke Manado pasca-Festival Bunaken 2017. Daniel menjamin bahwa pemandangan underwater Bunaken terbaik di dunia. Untuk ke Manado juga sangat gampang dan Kadis siap memberikan tipsnya.

Kata dia, bagi wisatawan yang berkunjung ke Manado menggunakan pesawat terbang, jalan ke Pulau Bunaken dari bandara tidak begitu jauh. Anda hanya perlu mencapai pelabuhan atau dermaga di Manado untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ke Pulau Bunaken.

Wisatawan dalam jumlah kecil yakni satu atau dua orang, disarankan untuk berangkat dari dermaga Kuala Jengki. Dari Bandara Sam Ratulangi, wisatawan dapat naik angkutan umum ke Terminal Pal 2. Setelah itu dapat menyambung angkutan umun lagi ke Pasar 45. Dari sana, Anda hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 15 menit untuk sampai ke dermaga Kuala Jengki.

Perjalanan ke Pulau Bunaken dari Kuala Jengki pun tak jauh. Hanya 45 menit, Anda akan langsung sampai ke salah satu surga menyelam di dunia.

Wisatawan hanya perlu naik kapal atau biasa disebut taksi oleh warga lokal. Tarifnya pun tak mahal, hanya Rp 30 ribu untuk satu kali jalan menuju ke Pulau Bunaken. Kendati demikian, penumpang harus sabar. Pasalnya, kapal ini akan jalan setelah terisi penuh. Sementara itu, bila tak mau repot, maka perjalanan lewat agen wisata dapat dinikmati wisatawan. Banyak agen sudah muncul lewat sistem online. Anda dapat memilih kriteria agen perjalanan Anda sendiri untuk sampai di Pulau Bunaken.

Jika lewat agen wisata, maka wisatawan tidak perlu repot lagi. Sebab, semua fasilitas sudah disediakan, baik untuk penginapan, makan, hingga permainan untuk snorkeling atau diving.

Bila Anda backpacker, tentu harus mencari tempat untuk singgah dan lainnya. Jenis tempat penginapan di Pulau Bunaken cukup banyak. Mulai dari rumah penduduk, homestay sampai resor. Masing-masing menawarkan sensasi dan fasilitas berbeda-beda.

Misalnya rumah penduduk. Anda tak perlu bayar mahal. Cukup meminta izin kepada pemilik rumah dan Anda bisa berbagi biaya memasak untuk makan per harinya. Sementara itu, untuk homestay dan resor, minimal Anda bisa membayar sekitar Rp 200 ribu dan Rp 1 juta. Dengan biaya sebesar itu, fasilitas yang ditawarkan pun berbeda-beda.

Bagi para backpacker, Anda dapat menyewa alat-alat snorkeling dengan harga cukup murah yakni Rp 100 ribu per harinya. Sementara untuk diving, para pemilik penyewaan alat-alat punya kisaran harga tersendiri.

Sekadar tips bagi Anda yang hendak berkunjung ke Pulau Bunaken, tempat tersohor ini ramai dikunjungi pada bulan Mei hingga Agustus. Sementara itu, pada Desember hingga Januari, air di laut sedang pasang.

Oleh karenanya, wisatawan disarankan berkunjung di bulan-bulan di luar musim padat kunjungan maupun saat air laut pasang.

"Ingat, kebersihan harus dijaga, untuk pemerintah setempat juga terus menggenjot akses, amenitas, dan atraksi yang semakin membaik dan profesional di Pulau Bunaken," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya. (adv/adv)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED