Pasar Karetan yang Instagramable Gelar Kompetisi Vlog

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pasar Karetan yang Instagramable Gelar Kompetisi Vlog

advertorial - detikTravel
Sabtu, 18 Nov 2017 19:13 WIB
Pasar Karetan yang Instagramable Gelar Kompetisi Vlog
Pasar Karetan -

Siap-siap habiskan akhir pekan di Pasar Karetan. Pasar yang terletak di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal Jawa Tengah ini menggelar lomba vlog Instagram pada 19 November 2017.

"Mumpung ada banyak tempat selfie, instagramable, 1001 sudut spot foto di #RadjaPendapaCamp #PasarKaretan," tutur Project Officer Pasar Karetan, Mei Kristianti.

Mei menjelaskan vlog terbaik akan mendapatkan powerbank eksklusif. Caranya, pengunjung harus buat vlog 1 menit, di-posting di Instagram, dengan hashtag #PasarKaretan #RadjaPendapaCamp. Sebelumnya harus follow akun @PasarKaretan dan @RadjaPendapa_

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mei menilai pengunjung bisa menyajikan cerita apa saja, soal pasar tradisional, kuliner khas, permainan anak-anak zaman dulu, trekking, olahraga, pojok-pojok selfie, musik, manajemen pasar, GenPI, masyarakat, dan digital.

Pasar Karetan adalah tempat yang hanya buka pada hari Minggu. Tempat ini tumbuh menjadi destinasi baru bagi pariwisata Kendal. Di sini pengunjung dapat trekking menyusuri hutan atau cross country melewati pematang sawah yang menghijau cantik.

"Ayo, ajak kawan-kawan, nge-vlog bareng di Radja Pendapa Pasar Karetan," kata Shafigh Pahlevi Lontoh selaku pengurus GenPi pusat.

Tema yang diusung adalah ramah lingkungan dan environment sustainability. "Gunakan bahan-bahan alami, daun pisang, daun jati, batok kelapa, dan lainnya," jelas Shafigh.

Panitia Pasar Karetan juga menyiapkan beberapa permainan anak-anak. Seperti main egrang, dakon, jalan di atas batok, dan lomba melukis layang-layang darat atau layang-layang yang biasa dimainkan di sawah.

Panahan atau archery juga masih akan tampil di zona camping #RadjaPendapaCamp. Panahan dilatih oleh atlet panahan Jateng dengan peralatan standar yang dipakai atlet.

Menpar Arief Yahya menjelaskan pasar instagramable itu adalah kreativitas anak-anak muda yang perlu dikembangkan.

"Komposisi 85 persen masyarakat, 15 persen operasional return untuk menghidupi GenPI dan pasar itu bagus. Untungnya bukan dari operational return, tapi non-operational return," jelas Arief.

(adv/adv)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads