"Respons pasar sangat bagus karena harga sangat murah dan ini akan terus menjadi perhatian pengunjung mal dan masyarakat Melbourne. Bayangkan saja, hanya dengan $ 1.189 dolar, sudah bisa ke Bali dan menginap selama 7 malam di Bali. Ini cara sangat efektif sekali, kita tawarkan 6 harga dengan destinasi yang berbeda-beda," ujar Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar Emil Hadi Ridwan.
Promosi bekerja sama dengan salah satu tour travel raksasa di Australia Helloworld itu digelar pada 20 November hingga 3 Desember 2017. Rinciannya, kegiatan promosi dan penjualan terintegrasi berlangsung pada 20 November hingga 3 Desember 2017 dengan kegiatan aktivasinya berlangsung pada 20 hingga 26 November.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyanto mengungkapkan munculnya paket wisata murah meriah dan ditawarkan ke masyarakat Melbourne menjadi bagian dari strategi Kemenpar yang berkoordinasi dengan Garuda Indonesia dan semua industri yang ada di Indonesia.
"Kami bersyukur akhirnya kami hadir langsung di pusat dan jantung originasi dan pasar utama pariwisata Indonesia karena Australia merupakan 10 persen berkontribusi dalam pencapaian target Wisman di Tanah Air kita. Nah ini sesuai dengan arahan pak Menteri Pariwisata Arief Yahya, kita integrasikan paket wisata yang dibuat dengan Helloworld melalui booth, offline, dan dilayani langsung maupun online," beber pria yang biasa disapa Pak Pri itu.
Kata Pri, ini merupakan implementasi dari strategic marketing yang diarahkan oleh Menpar Arief Yahya. Strategi ini membuat pelanggan tidak bisa menolaknya penawarannya.
"Resepnya adalah dengan pendekatan utilisasi atau pemanfaatan idle capacity, jadi kita tahu untuk membuat over capacity diperlukan penawaran-penawaran yang menarik terkait dengan akses, amenitas, dan atraksi. Akses kami bersyukur sudah bekerja sama dengan Garuda Indonesia, amenitas kita sudah berkoordinasi dengan Hotel-hotel di Bali dan Lombok serta atraksi juga sudah disiapkan di Bali dan Lombok," kata pria berkacamata itu.
Jadi setelah muncul idle capacity, maka kita bersinergi ketiganya dan bisa ditawarkan kepada wisatawan di Melbourne Australia ini.
"Makanya muncul paket-paket yang bisa menarik minat wisatawan originasi unggulan di Australia ini. Kita lakukan ini di bulan November agar mereka di bulan Desember berbondong-bondong ke Tanah Air," kata Pri.
General Manager Garuda Indonesia Melbourne Micky Irfandi juga sangat sumringah dengan action yang dilakukan Kemenpar. Karena dengan paket tersebut, permintaan wisatawan akan semakin tinggi dan meningkat dari Melbourne ke Bali dan Lombok.
"Bahkan saya sangat mengharapkan paket-paket ini terus berkesinambungan dari tahun ke tahun dan kami siap mendukung," kata Micky.
Menteri Pariwisata Arief Yahya memang sangat konsentrasi dengan pasar Australia. Kata Arief,
kegiatan Integrated Promotion sekaligus kerja sama inkind dengan Helloworld salah satu travel agent perjalanan terbesar Australia ini menjadi sebuah solusi briliant.
Target penjualan harus terealisasi dengan baik. Acara itu harus dapat meningkatkan penjualan paket-paket wisata ke destinasi di Indonesia. Mantan Dirut Telkom itu menjelaskan jumlah wisman Australia ke Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan.
Dalam kurun waktu satu tahun, dari 2015 ke 2016 mengalami peningkatan sebesar 14 persen. Karena itu, perlu upaya untuk meningkatkan kerja sama dengan travel agent besar (wholesaler) serta airlines melalui joint promotion dan insentif untuk membuka rute penerbangan selain Bali dan Jakarta, demi memperluas akses wisman Australia ke destinasi di Indonesia selain Bali.
"Creating 10 New Bali menjadi program pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata di luar Bali. Para investor dan pebisnis Australia dapat berinvestasi di sektor pariwista bekerja sama dengan Indonesian counterparts, seiring kemudahan berinvestasi di Indonesia," ujar Arief. (adv/adv)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh