Ibukota dari Belitung Timur ini adalah kota yang masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) karena penduduk peminum kopi terbanyaknya. Memang tak diragukan lagi, jejeran warung dan kedai kopi menyambut dengan hangat ketika mobil kami memasuki wilayah perkotaan Manggar. Sepi dan sangat tenang, lalu lintas jalanan pun tak begitu ramai. Beberapa orang terlihat sedang asyik menyeruput kopi di warung-warung yang berjejer di sepanjang pinggiran jalan, bukan hanya laki-laki tetapi juga perempuan.
βKota Seribu Warung Kopiβ, begitulah sebutan untuk kota Manggar. Para penjual kopi di sini berusaha menjemur, menggiling, dan meracik kopinya sendiri, bukan dari kopi instant yang siap seduh. Meskipun banyak yang sudah memakainya sekarang, masih ada beberapa pemilik warung yang mempertahankan cita rasa kopi asli buatannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal