Perjuangan ke pulau yang terkenal dengan jembatannya ini tidaklah mudah. Laut sedang tidak bersahabat, angin kencang dan ombak yang cukup besar sukses membuat kami basah kuyub. Setelah menempuh perjalanan menegangkan, asin, lengket dan mual selama satu jam akhirnya kami sampai juga di Tidung.
Petualangan baru dimulai, diawali dengan bersepeda keliling Tidung Besar dan Tidung Kecil. Cukup melelahkan, tapi karena waktu saya di pulau ini sedikit saya bersama Dais tour guide setempat langsung snorkeling disekitaran pulau. Karang-karangnya masih sangat terjaga, sungguh pengalaman yang luar biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa ragu saya pun terjun, hehe.. bangga juga karena beberapa cowok gak berani melompat sedangkan saya sudah 4 kali bolak-balik. Kalau anda mengaku pecandu adrenalin, kenapa ragu? bawahnya air ini. :P
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?