Air terjun tersebut bersumber dari air danau Gunung Tujuh yang mengalir melewati tebing terjal dengan ketinggian sekitar 50 meter. Disebut air terjun Telun Berasap karena debit air yang turun sangat dahsyat sehingga menimbulkan kabut disekelilingnya bahkan seakan-akan hujan gerimis di sekitar air terjun. Karena debitnya yang kencang, air terjun ini pernah dilirik untuk dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air.
Dalam cuaca cerah kita bisa melihat pelangi di air terjun. Butiran-butiran uap air yang terbentuk dari kabut air terkena cahaya matahari sehingga memantulkan cahaya yang berwarna-warni indah seperti pelangi. Namun saat cuaca mendung, ada baiknya membawa payung ketempat ini agar Anda tidak basah. Dan sangat dianjurkan berhati-hati dalam mengambil foto. Tebalnya kabut yang menyerupai hujan gerimis otomatis akan membasahi kamera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk anda pecinta air terjun, wajib menembus asap untuk melihat kedahsyatannya.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka