Kami bukan orang-orang beruntung karena saya percaya tidak ada kesengajaan atau kebetulan di dunia ini. Kami juga bukan orang-orang hebat yang jagoan atau sejenisnya. Anda tidak perlu iri karena fasilitas gratis yang kami dapat, karena bukan ini yang kami kejar. Kami hanya sebagian kecil dari masyarakat Indonesia yang sudah terlalu jatuh cinta dan punya mimpi besar untuk berkarya dan ambil bagian bagi negeri ini.
Kesamaan visi inilah yang membawa kami mendaftar, dipilih, hingga berkumpul di sini. Di saat yang lain sibuk dengan politik, bencana, roman selebriti, detikcom malah berani mengadakan program ini, dengan mengutus anak-anak yang masih belum banyak βmakan garamβ ini ke seluruh Indonesia. Sia-siakah?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terima kasih detikcom dan seluruh sponsor, yang telah membuat semua mimpi ini menjadi nyata. Program ini tidak akan berhenti di sini. Kami akan melanjutkannya, baik bersama maupun dengan cara kami masing-masing.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik