Waktu setempat menunjukkan pukul 16.45 WIT, padahal kami berangkat pukul 09.30 WIB. Perbedaan waktu membuat seolah-olah perjalanan ini cukup lama. Setibanya, kami langsung disambut oleh pembimbing selama kami di Maluku. Ayus, pemuda 27 tahun asli ambon ini yang akan menemani kami selama 2 minggu di Maluku.
Dari Bandara menuju Kota Ambon, kami langsung mencari Taksi. Sekadar informasi bahwa taksi yang ada di Bandara didominasi oleh mobil-mobil pribadi. Mobil-mobil itulah yang disebut dengan taksi, meskipun ada satu-dua armada taksi yang resmi. Para supir-supir taksi ini sudah menawarkan jasanya sejak keluar dari pintu Bandara. Beragam harga yang ditawarkan. Tapi sebagai patokan, biasanya dari Bandara ke Kota Ambon dikenai harga sebesar Rp.150.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Amerika Serikat Tangguhkan Pengajuan Visa Imigran di Seluruh Dunia
Beli 3 Kursi Kereta, 1 Dipakai Taruh Camilan, Dua Penumpang Picu Polemik
Duh! Temuan Celana Dalam-Kutang Wanita Berserakan Menodai Gunung Tangkil