Kita juga sempat mengunjungi tempat pembuatan Sei’, hanya disamping pasar salah satu penduduk setempat memperlihatkan tempat dan menerangkan proses daging Sei’ dikelolah. Daging sapi dipotong kecil panjang, dibumbui dan dibungkus oleh daun terus digantung agar darah bisa ditampung dan dapat digunakan sebagai bumbu saat dibakar. Untuk membakarnya harus menggunakan kayu ‘kusambi’, keistimewaannya adalah panasnya lebih bagus, stabil dan tahan lama. Patut dicoba.
Pasar Kampung Alor, Kupang adalah tujuan kita untuk makan malam. Pasarnya bersih dan teratur. Berbagai macam makanan bisa kita dapati, terutama berbagai jenis makanan bakar, makanan laut yang banyak diminati oleh para pengunjung. Tempat yang patut dikunjungi.
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Media Asing Ikut Soroti Polemik Entourage Bali yang Diduga Diskriminasi WNI