Gereja Blendug, Rumah Ibadah Peninggalan Belanda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nursaleh|13418|JATENG & KEP. KARIMUN JAWA|46

Gereja Blendug, Rumah Ibadah Peninggalan Belanda

- detikTravel
Rabu, 27 Jul 2011 10:30 WIB
Jawa Tengah - Gereja tua yang terletak di Semarang jawa Tengah ini adalah merupakan Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB). Dibangun pada tahun 1753 oleh pemerintahan Kolonial Belanda. Atap Gereja ini berbentuk seperti bola atau setengah lingkaran, sehingga masyarakat sekitar menyebutnya dengan Gereja Blendung (jawa).
 
Ketika kami mengunjungi Gereja di JL. Let. Jen. Suprapto No. 32 Semarang ini terlihat sepi dan tertutup, namun gereja ini boleh dikunjungi oleh masyarakat umum sejak ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Pemerintah sejak tahun 1970-an.
 

Gereja yang di renovasi pada tahun 1894 oleh belanda ini memiliki 1 Ruangan utama sebagai tempat beribadah dengan kursi-kursi tua peninggalan Belanda berkapasitas 200 Orang. Di ruangan ini juga terdapat sebuah mimbar setinggi 2 meter, tempat pendeta berkhutbah. Di belakang mimbar ini terdapat ruangan konsistori, yaitu tempat majelis dan pendeta mempersiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan ibadah.
(gst/gst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads