Dia bercerita sebelum ke Gili Trawangan ini dia bekerja sebagai kuli pembuat kolam renang di Bali. Lalu kemudian dapat pekerjaan yang serupa di Gili Trawangan. Begitu menginjak tanah pulau dengan pasir putih dan air laut yang bersih tersebut sontak dia jatuh cinta. Tanpa pikir panjang dia memutuskan untuk menetap di Gili Trawangan. "Tempat ini enak, mas. Pantainya bersih, air lautnya jernih, orang-orangnya ramah dan suasananya tidak terlalu ramai. Saya bisa bersantai tiap hari di sini", tutur Kacong ketika ditanya kenapa sampai jatuh cinta pada Gili Trawangan.
Kala malam hari tiba, ia sering menampilkan antraksi tongkat api di pantai untuk memeriahkan suasana. Atraksi tongkat apinya ini banyak menarik perhatian para turis asing. Bahkan tidak sedikit yang mencoba belajar pada Kacong. "Kebanyakan yang belajar justru cewek-cewek bule", katanya sambil tersenyum simpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5