Kita mengikuti jalan setapak terus masuk ke dalamnya. Sepi memang, tapi tak menyurutkan langkah kaki kita menuju Goa Kristal, karena waktu sudah sore. Mulut goa ini lebarnya hanya sedepa orang dewasa, begitu masuk jalannya langsung turun, lumayan gelap dan sedikit licin. Untung pendamping kita suda siap dengan senter yang kecil, masuk terus ke dalam, dan sesampainya di dalam terdapat aliran air yang jernih, sepertinya air tawar bukan air laut. Bener bener jernih sekali airnya. Rasanya ingin sekali nyebur.
Mengingat waktu yang masih satu tempat kita kunjungi. Berfoto foto narsis dulu sama partnerku dan akhirnya kita kembali keatas untuk melanjutkan perjalanan kita. Salah satu object wisata yang harus dikunjungi.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong