Seperti, di Pulau Khayangan, kita bisa menemukan sisa reruntuhan benteng yang masih lengkap dengan meriam dari jaman penjajahan Belanda.
Atau Pulau Onrust, dikenal sebagai Pulau yang tidak pernah beristirahat, yang sebelumnya digunakan sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal VOC dari berbagai penjuru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di pulau Kelor, kita juga dapat melihat Benteng Martello yang pada jaman penjajahan Belanda digunakan sebagai benteng pertahanan Teluk Jakarta.
Setidaknya ada tiga benteng Martello, yang dibangun pada tahun 1850, di tiga gugusan pulau yaitu Pulau Kelor, Pulau Bidadari, dan Pulau Onrust.
Untuk benteng di Pulau Onrust sudah hilang jejaknya akibat penjarahan besar-besaran di tahun enam puluhan.
Yang tersisa hanya sebuah lubang dengan sebuah plang yang menandakan disitulah dulu sebuah benteng bulat berdiri
Sedangkan di pulau bidadari sudah separuh hancur akibat terjangan ombak pada saat meletusnya Gunung Krakatau di tahun 1883.
Agaknya, beragam situs sejarah ini yang pada akhirnya menginspirasi E.S.Ito, seorang penulis muda berbakat, untuk menuangkan jiwa petualangnya dalam bukunya, Meedee: Harta Karun VOC
(vrt/vrt)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica