Hanya dengan 10-15 menit perjalanan dari arah kota kita langsung sampai di lokasi bahari ini takkan banyak kesulitan karena fasilitas transportasi dengan mudah didapat: angkot akan menghantarkan kita di pintu gerbang masuk lokasi wisata. Melintas jalan sepanjang pantai akan membawa daya ingat keindahan pantai Kuta Bali: hampir ada kesamaan: salah satunya pasir putihnya yang membentang luas di bibir pantai sangat nyaman untuk digunakan berekreasi.
Disini pengunjung akan sangat dimanjakan dan akan betah berlama-lama: bagaimana tidak, segala macam jajanan kaki lima hingga rumah makan banyak menjajakan selera makan kita tinggal memilih yang kita sukai: ada gasebo-gasebo tempat istirahat sejenak dengan nyaman untuk bercengkerama dengan keluarga: bagi pecinta bahari: disediakan perahu-perahu kecil untuk menghantarkan wisatawan mengelilingi kawasan pantai yang sangat luas nan indah.
Bagi yang hobi berenang disediakan/disewakan (ban karet - Red) untuk sekedar berjemur atau bermain pasir putih. Disini juga ada hotel yang bisa dijadikan tempat untuk menginap.
Pemandangan di pantai ini akan semakin menarik pada saat matahari tenggelam. Pengunjung atau wisatawan akan bisa menikmati dan menyaksikan perubahan warna langit selama proses tenggelamnya matahari suatu pemandangan yang menakjubkan!
Cakrawala terlihat nyata di depan mata begitu sempurna semesta yang dikarunia kita: sebuah alam yang indah yang terjaga dan tertata kelangsungan ekosistemnya.
Pesisir pantai bandengan yang berpasir putih ini sangat nyaman untuk dijadikan melepas kelelahan berteduh di bawah pohon dengan pasir putih.terkait dengan wisata pantai pasir putih bandengan kepala dinas pariwisata jepara Bp.Khaeron Syariefudin SH.MSi. menuturkan Berharap kunjungan anda dapat memberikan kenangan yang tak terlupakan sesampai dirumah.
Seharian belumlah cukup: terasa sekilas perjalanan karena sepi angin pesisir pantai, rindang pepohonan, serta stand-stand warung-warung kecil yang berbaris rapi memberi nuansa tersendiri yang sangat jarang kita jumpai dewasa ini.
Pinggiran pesisir pantai yang bersih, udara yang segar jauh minimalis polusi, apalagi di sisi kiri kanan rindang pepohonan jadi hati lebih berbunga.
Perjalanan mengitari obyek wisata ini takkan pernah henti: hati tansah pengen mengulang dan mengulang kembali: mengakrabi suasana pantai yang sangat elegant!
Angin hidup di pucuk biduk, riak memecah buih di pasir putih tak ada gelombang kepenatan terbayarkan sudah usai merenda hari di sepanjang pesisir pantai bandengan: hatipun plong!(IMuin)
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'