Pelabuhan ratu, merupakan best gateaway bagi kami, hanya 3 jam waktu tempuh dan kami bisa surfing sampai puas dan menikmati pemandangan yang sangat indah. Biasanya perjalanan ditempuh pada malam hari atau juga dini hari agar kami tidak harus berurusan dengan kemacetan. Tentu saja sebelum berangkat saya dan teman saya melakukan rutinitas seperti janjian dengan teman, dan saling jemput-menjemput. Sekitar jam 3 pagi kami berangkat dari jakarta, dan tiba jam 6 pagi di sunset beach, salah satu surf spot di pelabuhan ratu.
Setelah beristirahat sejenak, kami bersiap-siap surfing di sunset beach. Sebenarnya tujuan kami adalah karang aji dan cikembang yang merupakan tempat surfing favorit kami.Tapi karena teman lokal kami yang bernama jimmy mengatakan bahwa belum ada ombak di karang aji dan cikembang jadilah kami "berjoget ria" dahulu menikmati ombak sunset beach.
Sekitar 4 jam kami sukses bermain dan tergulung ombak, kami siap-siap pergi menuju pantai karang aji, tentu saja sebelum itu kami tidak lupa untuk makan siang di pinggir pantai sunset. Di perjalanan ke pantai kami membeli snack karena mengingat di pantai karang aji tidak ada yang menjual makanan dan minuman. Karang aji merupakan private beach di sebelah sebuah resort, pemandangannya sangat indah. Kami tiba disana sekitar jam 2 siang. Jarak antara Sunset beach dan karang aji kira-kira hanya setengah jam.
Ketika kami tiba, keindahan ombak dan alam menyambut kami. Saya, teman saya Joshua, Valen, dan beberapa anak lokal lainya langsung menaruh barang-barang kami di pinggir pantai dan langsung surfing. Pantai karang aji merupakan pantai yang sedikit berkarang, namun itu bukan suatu masalah. Ketika set ombak tidak datang, kami duduk diatas papan kami di tengah laut, menikmati Gunung-gunung di kejauhan yang terlihat seperti lukisan, dan gradasi laut yang biru. Inilah "surga" dalam hati kami. Melalui surfing kami merasa lebih dekat dengan yang Maha Kuasa, dengan menikmati ombak dan keindahan pemandangan yang Tuhan ciptakan. Sambil menunggu matahari terbenam kami menikmati
Inilah indahnya pelabuhan ratu, tidak hanya satu surf spot yang dapat kami nikmati. Ada Cimaja, untuk para surfer
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka