Jika di Pulau Jawa terdapat Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi dan tempat peristirahatan para dewa, maka Maluku mempunyai Gunung Gamalama dengan mitos dan keindahan alam yang tidak kalah dengan gunung manapun di Indonesia. Gunung Gamalama yang memiliki ketinggian 1.715 mdpl ini, sangat dihormati dan disakralkan oleh masyarakat Ternate.
Masyarakat Ternate mempunyai ritual Kololi Lae yang dilakukan sekali dalam setahun pada bulan April, yaitu mengelilingi Gunung Gamalama seraya memanjatkan doa untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan. Mereka meminta didoakan oleh para leluhur yang dikubur di puncak Gunung Gamalama, ratusan tahun silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendaki Gunung Gamalama, pendaki tidak dikenakan biaya sepersen pun, namun pendaki hanya disarankan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai pendakian, menjaga kebersihan alam. Uniknya, jika mendaki Gunung Gamalama jumlah pendaki harus genap. Masyarakat ternate percaya jika mendaki Gunung Gamalama dengan jumlah ganjil, maka salah satu dari mereka akan celaka.
Gunung Gamalama merupakan salah satu dari gunung aktif yang berada di Indonesia dan sudah beberapa kali kali mengalami letusan yaitu pada tahun 1980, 1983, 1990 dan pada tahun 2003. Letusan terbaru Gunung Gamalama, terjadi pada Minggu (4/12/2011) kemarin.
Banyak keindahan alam yang dijanjikan oleh gunung ini, mulai dari hamparan perkebunan cengkeh dan pala di sepanjang lereng saat menuju puncaknya, hamparan hutan yang hijau dan luas, serta keindahan pemandangan Pulau Ternate, Pulau Halmahera, Pulau Tidore dan hamparan laut yang biru yang dapat dilihat dari puncak Gunung Gamalama.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau