Pasar Bukittinggi adalah pasar yang terletak tepat di belakang Jam Gadang, di Kota Bukittingi, Sumatera Barat. Begitu memasuki area pasar, Anda akan disambut oleh patung macan yang seolah-olah siap menerkam. Pasar ini terbagi atas tiga bagian, yaitu Pasar Atas, Pasar Lereng, dan Pasar Bawah.
Di Pasar Atas, Anda bisa melihat jejeran toko yang menjual berbagai macam kain siap jahit. Biasanya, kain yang dijual adalah kain yang sudah disulam dengan sulaman khas Padang. Tidak hanya itu, pasar ini juga menjual beragam pakaian siap jadi untuk segala umur. Harga yang ditawarkan pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan, tergantung jenis bahan dan sulaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi hati-hati jika ingin membeli oleh-oleh, Anda harus pintar menawar. Sebuah gantungan kunci yang pada awalnya diberi harga Rp 20.000, bisa turun hingga Rp 5.000. Atau, Anda bisa membeli oleh-oleh dalam hitungan lusin jika ingin mendapatkan harga yang miring tanpa harus berlama-lama menawar.
Kain sudah dapat, oleh-oleh juga sudah di tangan. Sekarang saatnya untuk mengisi perut. Di Pasar Lereng Bukittinggi, Anda bisa menemukan jejeran kios nasi kapau dengan lauk pauk yang masih hangat. Berbagai menu masakan khas Sumatera Barat bisa Anda temukan di sini, mulai dari yang biasa kita makan sehari-hari hingga menu yang hanya ditemukan di Sumatera Barat saja, seperti ampiang dadih. Untuk mendapatkan itu semua, Anda tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Cukup dengan uang Rp 30.000, nasi kapau lengkap dengan minumannya sudah tersedia di meja hidang.
Puas makan di Pasar Lereng, perjalanan bisa dilanjutkan ke Pasar Bawah Bukittinggi. Di sini para pedagang menjajakan aneka sayur dan buah. Tidak hanya itu, di pasar ini Anda juga bisa membeli bumbu jadi masakan padang. Cocok sekali untuk ibu rumah tangga yang keluarganya gemar masakan padang.
Pasar Bukittinggi tidak hanya didesain untuk belanja saja, Anda juga bisa berjalan-jalan santai di sekitar pasar. Di pelataran pasar, ada trotoar besar yang sengaja dibuat untuk pejalan kaki. Jika berjalan trotoar ini, Anda bisa menghirup udara segar sambil memandangi panorama indah Kota Bukittinggi.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong