Desa Banyusumurup, Bantul, DIY yang terletak dekat dengan Makam Imogiri, akan membawa Anda lebih dekat kepada proses pembuatan keris. Pembuatan keris dilakukan di rumah-rumah penduduk, seperti industri kecil, dan desa ini telah membuat keris sejak tahun 1950. Suasana desa yang sejuk dan bersih akan menambah kenikmatan kunjungan Anda. Anda akan melihat keris dari harga ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Keris dibuat dengan alat-alat yang sederhana, seperti paku tatah, palu, alat pelebur, dan alas. Namun, pembuatan keris tidak sesederhana alat-alat tersebut. Pembuatan keris dilakukan dengan teknik tempa yang rumit. Kerumitan pembuatan keris terletak pada seni tempa pamor atau motif ukir logamnya. Pamornya yang sangat indah bisa berbentuk aneka macam motif pada keris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mbah Jiwo tidak hanya bisa membuat keris untuk hiasan, beliau juga dapat membuat keris pusaka yang diisi doa-doa dan dapat berfungsi untuk keselamatan, kewibawaan, meningkatkan derajat, melancarkan rejeki, dan dapat digunakan untuk menangkal ilmu-ilmu santet. Dalam membuat keris pusaka, dibutuhkan ketelitian yang tinggi serta ritual-ritual yang khusus. Ritual-ritual yang biasa dilakukan Mbah Jiwo adalah puasa makan dan minum, puasa berbicara, puasa berjalan, bahkan hingga puasa tidur. Pembuatan keris pusaka pun bisa senilai puluhan juta rupiah. Berbeda dengan keris-keris untuk pajangan, harganya berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah saja.
Keris memiliki bentuk yang unik. Keris memiliki bilah yang berkelok-kelok, tidak seperti pedang yang lurus. Bilah tersebut mengandung arti bahwa kehidupan manusia akan selalu berkelok-kelok dan banyak rintangan. Kelokan pada bilah keris berjumlah ganjil dan tidak pernah genap. Selain itu, Keris dengan sarungnya tidak dapat dipisahkan. Hal ini mengandung arti bahwa raja dan rakyat tidak dapat dipisahkan hubungannya. Raja tidak akan bisa memimpin tanpa rakyat dan rakyat tidak akan bisa hidup tanpa raja.
Keris pada masyarakat Jawa dikenal dengan nama tosan aji, yaitu benda besi yang dimuliakan. Keris bukanlah senjata biasa, namun pusaka, mitos, hingga sejarah suatu peristiwa besar dapat terkandung dalam sebuah keris.
Selain melihat proses pembuatan keris dari dekat di Desa Banyusumurup, Anda juga dapat membeli keris pajangan untuk oleh-oleh.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel