Karena banyak menonton acara televisi FTV dengan setting shooting di Bali, jadi banyak keinginan yang ingin diketahui disana.
Hitung berhitung, akhirnya kami berangkat naik kendaraan sendiri.
Karena bersama anak-anak, maka kami harus membawa bekal yang cukup untuk camilan, minum, kantong kresek. Dan... ternyata di daerah Probolinggo macet berhenti, karena ada truk yang mogok, dan setelah berhasil di pinggirkan, truk di belakangnya tidak maju-maju dikarenakan Pak Supirnya tertidur :)
Akhirnya laju lah kami menuju Bali... diperjalanan, anak kecil kami sempat mual dan muntah, akhirnya di kota Probolinggo menemukan bakso kepala sapi yang ada tugunya. Setelah makan bakso, kondisi anak-anak lebih enak, berangkat lagi kami meneruskan perjalanan ke Bali.
Namun, di alun-alun Probolinggo ada festival, sehingga kami harus memakai gps di smartphone kami untuk mencari jalan alternatif menuju ke Bali.
Akhirnya, sore sampai di pelabuhan Ketapang dan langsung menyeberang ke Pebaluhan Gilimanuk.
Sesampai di pulau Bali, hari mulai gelap. Akhirnya sampai di Denpasar hari sudah gelap. Kami sudah booked hotel ke teman, namun karena tempatnya terpencil, sehingga kami janjian ketemu dengan teman. Ternyataa... hotelnya memang terpencil dan tidak ada parkir mobil.
Tips dari kami, jika Anda membawa mobil sendiri, usahakan mencari hotel yang ada parkir mobilnya ya.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel