Untuk menuju lokasi ini kita perlu berkendara sekitar 30 menit dari pusat kota . Sesampainya di kawasan Puslit Kopi dan Kakao, mata kita akan dimanjakan dengan hijaunya lingkungan di sekitar perkebunan, membawa ingatan, kembali pada pemukiman tempo dulu yang asri dan harmonis.
Tour ini membuka wawasan saya bahwa produk olahan dari Puslit Kopi dan Kakao di kecamatan Jengawah, Kabupaten Jember ternyata sudah menembus pasar manca negara, sangat membanggakan sekali. Jadi bagi teman teman yang gemar berbelanja coklat ke negara tetangga, sebaiknya berpikir lebih bijak, karena siapa tahu, coklat tersebut adalah buatan Jember, sebuah kota kecil di Jawa-Timur.
Tidak hanya coklat dan kopinya saja yang mereka ekspor ke luar negeri, tetapi, alat-alat berat yang diperlukan dalam rangkaian proses pengolahan biji kopi dan kakao, juga sudah menarik minat pembeli dari mancanegara. Yang tidak kalah hebatnya, tempat ini ternyata sudah menerapkan teknologi Biogas pada sebagian besar proses produksi. Wah sangat ramah lingkungan dan membanggakan.
Oh ya, sempatkan juga berbelanja sedikit oleh-oleh seperti coklat atau kopi Arabika ya!!!, karena produk-produk disini adalah produk kuaitas ekspor yang tidak kalah bermutu dengan produk negara tetangga...let's get fun in the chocolate factory folks
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
11 Bandara Papua Ditutup