Temple of Heaven atau Kuil Surgawi dibangun pada abad ke-15 dan berada di selatan distrik Chongwen, sekitar 4 mil dari pusat kota. Luas tananhnya adalah 270 hektar. Saking luasnya, bila ditotal luas area kuil ini mencapai 5 kali lipat Forbidden City! Oleh karena itu, tidak heran bila kuil ini selalu dikunjungi siapa pun yang berpergian ke China.
Kuil Surgawi paling ramai dikunjungi ketika musim panen tiba. Saat itu, kuil akan di cek kebersihan hingga kelengkapannya. Orang-orang pun berdatangan untuk berdoa dan meminta hasil panen yang lebih baik dari sebelumnya. Ini karena fungsi utama Kuil Surgawi adalah sebagai tempat warga untuk memohon, agar diberikan panen berlimpah di seluruh negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuil ini terbagi atas 4 bagian, yaitu ruang doa untuk pesta panen, kubah yang megah, Echo Wall, dan altar. Keempat ruangan ini memiliki desain arsitektur yang menarik, apalagi jika Anda membingkainya dalam kamera. Atapnya yang berwarna biru melambangkan langit.
Bangunan induk dari kuil adalah The Hall of Prayer for Good Harvest. Kuil Surgawi berbentuk bulat dengan atap bersusun tiga, berdiameter 32 meter, dan tinggi 38 meter. Bangunan pemujaan ini merupakan bangunan dengan konstruksi kayu terbesar di dunia yang masih berdiri kokoh. Yang menariknya lagi, bangunan ini tidak menggunakan paku, hanya disusun sedemikian rupa menggunakan pasak.
Tempat yang paling menarik untuk dikunjungi adalah Echo Wall. Echo wall ini memiliki tinggi 3,7 meter dan panjang 193 meter. Jika Anda berbisik di salah satu ujungnya, maka bisikan itu bisa di dengar dengan jelas diujung lainnya. Seru kan?
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar