Di Jogjakarta setiap tahunnya digelar pekan Budaya Tionghoa dalam rangka menyemarakkan perayaan tahun Baru China.
Mengambil tempat di pecinan Jogja (di daerah Ketandan) perayaan itu digelar. Dibuka oleh Ngarso Dalem Sinuwun Sri Sultan Hamengku Buwono X yang malam itu hadir bersama GKR Hemas dan GKR Pembayun, dilanjutkan dengan pertunjukan seni khas China serta lelang lukisan bertuliskan Lung (Naga) oleh Seniman Lukis Jogja yang malam itu terjual dengan harga 20juta rupiah.
Sebuah gapura besar dengan hiasan khas Imlek yakni ukiran naga serta lampion-lampion dipasang di jalan masuk pecinan. Penuh sesak pengunjung yang ingin menyaksikan pembukaan acara itu. Salah satu diantara ratusan bahkan ribuan penonton itu adalah aku dan teman-temanku. Aku selalu menyukai suasana meriah seperti ini.
Budaya China selalu menarik buatku termasuk segala pernak-pernik dan tata cara yang menyertainya. Indah, ceria dan penuh warna
Di tengah ramainya suasana, sebersit harapan muncul dalam hatiku suatu hari aku pasti akan menyaksikan semarak pesta seperti ini di negeri asalnya yakni China.......
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?