Indah adalah kata yang tepat untuk menggambarkan Danau Tamblingan. Bersama dua saudaranya yaitu Danau Buyan dan Danau Beratan, mereka menempati satu induk berupa kaldera besar. Letaknya persis di lereng utara Gunung Lesung, Desa Munduk, Kecamatan Banjar.
Dengan ketinggian lebih dari 1.000 mdpl, Danau Tamblingan menjadi wisata alam yang asri nan sejuk. Di pagi hari, kabut menggelayut di permukaan air danaunya, seakan menambah kesan mistisnya. Ditambah lagi, danau ini belum banyak terjamah tangan manusia. Tak ada perahu bermotor, hanya ada sampan khas bernama 'pedahu' yang digunakan masyarakat lokal untuk memancing ikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konon, pada abad ke-10 hingga 14 masehi, terdapat empat desa yang mengelilingi danau ini. Keempat desa itu disebut sebagai Catur Desa, terdiri dari Desa Munduk, Gobleg, Gesing, dan Umejero. Keempat desa ini memiliki ikatan spiritual, dan penduduknya punya tanggung jawab yang besar untuk menjaga kesucian danau dan puranya.
Namun, pada suatu saat, para penduduk di Catur Desa terjangkit sebuah wabah epidemi. Seseorang yang waktu itu dianggap suci kemudian turun ke danau di bawah desa untuk mengambil air. Berkat doa dan kemampuan spiritual orang suci itu, air danau tersebut mampu menyembuhkan seluruh masyarakat desa.
Oleh karena itulah danau ini lalu dinamakan Tamblingan, berasal dari kata Tamba (obat) dan Elingang (kemampuan spiritual).
Terdapat sebuah kompleks pura di sekitar danau ini, antara lain Pura Dalem Tamblingan, Pura Endek, Pura Sang Hyang Kawuh, Pura Gubug, Pura Naga Loka, dan Pura Embang. Pura yang terakhir merupakan pura kecil yang dibangun dari bebatuan.
Pada Februari 2011, air di Danau Tamblingan pernah meluap hingga hampir menenggelamkan 21 rumah warga sekitarnya. Tapi jangan kuatir, saat ini volume air sudah kembali seperti semula. Anda masih bisa merasakan aura spiritual yang kental bahkan mulai dari pandangan pertama.
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA