Indonesia, DI Yogyakarta, Yogya - Berawal dari Jakarta - Jogya ke semarang, saya dan teman2 berencana ke Karimun Jawa melalui kapal di Pelabuhan Jeparah. Tetapi kami ketinggalan kapal.Karena sudah ada di Jeparah, maka kita berkeliling kota Ibu Kartini tersebut, mengunjungi seni ukir yang terkenal. Tetapi perjalanan kali ini bercerita tentang Bromo. Kita melanjutkan perjalanan ke Bromo, sambil bertanya kepada penduduk setempat.Jam menunjukkan pukul 02.00 pagi ketika saya terbangun.mencoba mengintip dari jendela mobil yang terlihat hanya pohon2 dan jalanan kecil yg tertutup kabut tebal.Saat itu mobil yang kita tumpangi kehabisan bahan bakar.Untung saja ada penduduk setempat yg tidak marah kita bangunin untuk membeli bahan bakar dan menumpang ke toilet.Ketika turun dari mobil, bergegas saya melompat ke mobil lagi dan berganti celana panjang dan memakai jaket tebal. Udara yang lumayan mengigit.Sampai di suatu tempat sebelum ke Penanjakan untuk melihat Gunung Bromo, kita harus menyewa mobil hartop (Landcruise lama) karena hanya mobil itu yang sanggup melawan medan.Setelah sampai di penanjakan, kita harus berjalan kaki dan melewati beberapa anak tangga.Suasana gelap nan ramai, bukan saja dari domestik tetapi juga mancanegara.Kabut masih tebal, kita bergegas sebelum Sang Surya hadir.Para pengunjung sudah berada diposisi masing2 saat sang surya itu terbit. Kehangatannya mengikis kabut tebal dan perlahan2 Gunung Bromo pun kelihatan. Sungguh perjalanan yang menyenangan. Lelah tetapi sangat sebanding dengan keindahannya.Inilah Indonesia..
(gst/gst)
Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar