Bromo, Sebuah Negeri Cantik Diatas Awan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bromo, Sebuah Negeri Cantik Diatas Awan

- detikTravel
Minggu, 22 Apr 2012 22:00 WIB
Indonesia, Jawa Timur, Probolinggo - Perjalanan menuju Bromo, adalah perjalanan lanjutan dari trip saya sebelum nya, yaitu, Pulau Sempu. Setelah kembali dari Pulau Sempu, malam nya saya dan teman-teman saya langsung menuju Bromo melalui Tumpang, kabupaten Malang. Perjalanan ditempuh selama tiga setengah jam dari Malang. Dengan Jalan yang berliku dan mendaki, kecil, rusak, serta di kanan kiri nya jurang, kami dengan semangat menuju Bromo. Sebetulnya jalur yang kami lalui itu hanya boleh dilalui oleh kendaraan ber-cc besar dan juga kendaraan 4x4, tapi kami hanya menggunakan kendaraan ber-cc kecil dan biasanya digunakan untuk medan yang tidak berat. Nekat iya, bahaya apalagi. Karena bisa saja kendaraan kami tidak kuat menanjak atau bahkan terjun ke jurang. Benar saja, ternyata ujung dari jalanan yang menyeramkan itu adalah lautan pasir dari Gunung Bromo. Kami pun bingung, karena tidak bisa kemana-mana lagi. Untuk kembali ke atas mustahil, karena tanjakan nya sangat curam dan tidak mungkin kendaraan kami bisa menanjak. Untuk melewati lautan pasir juga tidak mungkin, karena bisa saja ban selip dan malah terjebak di lautan pasir. Akhirnya kami melihat ada lampu-lampu di lautan pasir, ternyata ada yang sedang camping di lautan pasir, lalu kami pun berteriak minta tolong, menyalakan lampu S.O.S, membunyikan klakson mobil berkali-kali ,berharap ada yang datang menolong kami. Akhirnya datang lah dua orang pemuda, ternyata mereka dari sebuah club off-road di Probolinggo yang sedang nge-camp di lautan pasir Bromo. Mereka pun heran melihat kendaraan kami, karena jarang ada kendaraan yang seperti kami pakai bisa menerobos jalan yang curam seperti yang kami lalui. Akhirnya kami pun dipandu oleh mereka untuk menuju ke tempat penginapan. Jalan menuju penginapan betul-betul hanya pasir dan lumpur. Mungkin baru kami yang melewati lautan pasir dengan kendaraan bukan off-road. Setelah sampai di penginapan, kami lalu beristirahat karena jam empat pagi kami akan melihat Sunrise di Penanjakan. Setelah beristirahat, kami pun menuju penanjakan dengan menggunakan ojek. Jam setengah enam pagi perlahan sang surya mulai menampakan diri nya dengan malu-malu. Subhanallah, indah sekali. Kami dapat melihat Gunung Bromo dan Gunung lain nya yang berada di sekitar Gunung bromo, dan saya melihat awan-awan yang putih seperti kapas berada di bawah kami. Setelah matahari semakin naik, kami pun memutuskan untuk turun dan kembali ke penginapan. Lalu setelah sarapan dan berisitirahat, kami memutuskan untuk jalan kaki menuju kawah Gunung Bromo. Kami pun berjalan kaki sekitar satu jam untuk sampai di bibir Kawah Bromo. Lagi-lagi saya mengucapkan Subhanallah. Indah Sekali memang ciptaan-Nya. Setelah puas melihat keindahan ciptaan Tuhan, lalu kami pun turun dan berkeliling ke lautan pasir dengan menyewa Jeep tentu nya, tidak menggunakan kendaraan MPV kami hehe. Setelah itu, kami kembali ke penginapan, lalu sore nya kami kembali ke Surabaya melalui Probolinggo yang jalur nya lebih "bersahabat" untuk kendaraan yang kami gunakan. Sebuah perjalanan yang penuh kesan, penuh pesan, penuh tantangan, dan penuh cerita. Bromo, sebuah negeri cantik di atas awan.
(gst/gst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads